Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- 07 Sep 2026 06:15 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Gubernur Banten Andra Soni mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Imbauan tersebut disampaikan saat memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Pos Pengamatan Gunungapi Krakatau, Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Minggu, 6 September 2026.
Masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan juga diminta menggunakan masker. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.
“Dan juga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan dimohonkan untuk menggunakan masker, karena saat ini terjadi abu. Ada abu vulkanik yang membahayakan pada kesehatan,” ujar Andra Soni.
Sebaran abu vulkanik terjadi seiring aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih terus dipantau pemerintah. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi lingkungan sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
| Baca juga: Pemda Diminta Pastikan Jalur Evakuasi Siap |
Pemerintah Provinsi Banten terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau bersama pemerintah kabupaten dan kota serta Badan Geologi. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi gunung api dan dampaknya terhadap masyarakat.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik diharapkan membatasi kegiatan di luar rumah. Jika harus keluar rumah, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan diri.
Pemerintah mengingatkan masyarakat memperoleh informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui kanal resmi. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan instansi berwenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....