Mengenal Lebih Jauh Transformasi Digital dalam Marketing
- 26 Jan 2026 11:30 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon - Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pemasaran. Perkembangan teknologi informasi, internet, dan media sosial mendorong pelaku usaha untuk mengubah cara memasarkan produk dan jasa agar lebih relevan dengan perilaku konsumen saat ini. Marketing tidak lagi hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi beralih ke pendekatan berbasis data dan teknologi digital.
Transformasi digital dalam marketing merujuk pada proses pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Bentuknya sangat beragam, seperti penggunaan media sosial, mesin pencari, marketplace, email marketing, hingga analisis data konsumen melalui big data dan artificial intelligence. Perubahan ini memungkinkan pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya yang relatif lebih efisien.
Baca juga: Perpustakaan Digital Jadi Solusi Tingkatkan Literasi di Cilegon
Dekan Universitas Al-Khairiyah, Mahfudoh menilai, transformasi digital dalam marketing bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. “Di era digital, konsumen semakin kritis dan selektif. Mereka mencari informasi secara cepat, membandingkan produk secara mandiri, dan mengambil keputusan berdasarkan pengalaman digital yang mereka rasakan,” ujarnya saat ditemui RRI, Senin, 26 Januari 2026.
Menurut Mahfudoh, transformasi digital juga mengubah pola komunikasi antara pelaku usaha dan konsumen. Interaksi tidak lagi bersifat satu arah, tetapi dua arah dan real time. Melalui media digital, konsumen dapat memberikan umpan balik secara langsung, baik berupa komentar, ulasan, maupun pesan pribadi. “Hal ini menuntut pelaku usaha untuk lebih responsif, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar,” ucapnya.
Ia menambahkan, salah satu keunggulan utama digital marketing adalah kemampuan mengukur kinerja pemasaran secara akurat. Data mengenai jangkauan, tingkat interaksi, hingga konversi penjualan dapat dianalisis secara detail. “Dengan data tersebut, perusahaan bisa menyusun strategi yang lebih tepat sasaran dan berbasis pada perilaku konsumen, bukan sekadar asumsi,” kata Mahfudoh.
Baca juga: Transformasi Digital Pariwisata Pandeglang Terus Didorong
Namun demikian, transformasi digital dalam marketing juga memiliki tantangan. Keterbatasan sumber daya manusia yang melek digital, perubahan teknologi yang sangat cepat, serta persaingan yang semakin ketat menjadi hal yang harus dihadapi. Mahfudoh menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan literasi digital, khususnya bagi pelaku UMKM dan generasi muda.
“Pendidikan dan pelatihan digital marketing menjadi kunci agar transformasi ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui pemahaman yang baik tentang transformasi digital dalam marketing, pelaku usaha diharapkan mampu merancang strategi pemasaran yang inovatif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan konsumen. Dengan demikian, transformasi digital tidak hanya meningkatkan daya saing, tetapi juga mendorong pertumbuhan bisnis di era ekonomi digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....