Transformasi Digital Pariwisata Pandeglang Terus Didorong
- 05 Jun 2025 21:29 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (disparbud) Kabupaten Pandeglang mendorong destinasi wisata agar memanfaatkan teknologi digital, baik untuk sistem pembayaran, promosi, hingga reservasi. Transformasi digital di sektor pariwisata dianggap sudah menjadi kebutuhan ditengah era digitalisasi saat ini.
Kepala Bidang Promosi Disparbud Pandeglang, Siti Septiana Miratunnisa menyatakan upaya digitalisasi ini masih dalam tahap awal. Salah satunya yakni terkait pembayaran tiket.
“Kalau dibilang sudah diterapkan atau belum, mungkin ada beberapa yang sudah, tapi lebih banyak yang belum. Paling dari digitalisasi seperti misalnya tiket dan sebagainya, ya. Ada beberapa yang sudah, tapi memang masih banyak yang belum,” ujarnya, Kamis (5/6/2025).
Saat ini, kata Siti baru satu destinasi wisata yang tercatat telah menggunakan sistem tiket elektronik secara penuh, yakni Wibumi. Dinas Pariwisata pun mengakui pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dan perbankan daerah seperti BJB, untuk mendorong penggunaan sistem pembayaran digital. Salah satunya dengan memfasilitasi penggunaan QRIS di destinasi dan pelaku usaha pariwisata.
“Sekarang sudah mulai pada menggunakan QRIS dan memang kita dorong untuk ke sana. Dari pihak perbankan, dari BI juga banyak sekali program-program yang memang mengarahkan untuk bisa ke sana. Tidak sulit kok. Pengajuannya tidak sulit, tapi manfaatnya besar,” katanya.
Siti mengatakan tidak hanya sistem pembayaran, aspek promosi digital menjadi perhatian. Dinas Pariwisata menyadari konten digital memiliki jangkauan luas, efisien, dan efektif jika dimanfaatkan dengan tepat.
Beberapa pelatihan dan bimbingan teknis sudah dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelaku wisata dalam pembuatan konten digital. Meski begitu, tantangan tetap ada, terutama pada kesiapan SDM dan infrastruktur.
Karenanya ke depan, Dinas Pariwisata Pandeglang berharap digitalisasi bisa meningkatkan kualitas layanan wisata, efisiensi promosi, serta memperluas pasar destinasi lokal. (Ridwan Maulana).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....