Warga Pandeglang Menjerit, Harga Bahan Pokok Kembali Naik Jelang Nataru

  • 09 Des 2022 08:48 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Badak Pandeglang mengalami kenaikan signifikan. Tak ayal, hal itu dikeluhkan warga Pandeglang.

Berdasarkan pantauan di pasar terbesar di Pandeglang itu, sejumlah komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan seperti beras, cabai, telur, dan beberapa sayuran.

Baca juga:

Pengrajin Tempe di Pandeglang Keluhkan Kenaikan Harga Kacang Kedelai

Seorang pedagang telur Basit mengatakan, kenaikan harga telur tersebut sudah berlangsung selama dua minggu.

“Biasanya harga telur Rp25 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp31 ribu per kilogramnya. Naiknya bertahap sejak dua minggu lalu,” katanya, Jumat (9/12/2022).

Dia mengeluhkan kenaikan tersebut yang berdampak pada turunnya daya beli masyarakat. Kini konsumen membatasi jumlah belanjaannya.

"Yah pada naik bang telurnya. Kalau mau ngeluh yah ngeluh. Daya beli kurang, biasanya ada yang beli banyak sekarang cuma setengah,” ucapnya.

Baca juga:

Harga Kedelai Meroket, Pedagang Tahu dan Tempe di Cilegon Ancam Tak Jualan

Begitu juga yang diutarakan pedagang sayuran, Endang. Dia menjelaskan, harga-harga yang mengalami kenaikan diantaranya tomat, dari harga Rp10 ribu per kilogram, naik menjadi Rp16 ribu per kilogram. Begitu juga cabai orange, yang semula hanya Rp30 ribu, melonjak 100 persen menjadi Rp60 ribu per kilogram.

“Bumbu-bumbu sayuran naik semua. Bumbu biasa Rp30 ribu sekarang Rp34 ribu. Sangat mengeluh dampaknya pembeli berkurang, semuanya lah pada naik gak tahu kenapa bisa naik," ujarnya.

Sementara seorang pembeli asal Kelurahan Tenjolaya, Ucu tak dapat menahan sedihnya mengetahui sejumlah bahan pokok kembali mengalami kenaikan. Dia merasa kenaikan ini mencekik disaat harga kebutuhan hidup lainnya turut naik.

"Iya mengeluh bahan sayuran telur semuanya pada naik, beras juga naik. Sedih saya pengen nangis rasanya, mau gimana yah pada naik semua kan kita mau ngejual lagi tapi pada naik semua. Yang beli juga kurang terus saya beli juga sedikit biasanya beli banyak," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....