Kesiapsiagaan Bencana, FKIP Untirta Gelar Pembekalan Proteksi Kebakaran

  • 14 Sep 2026 11:21 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus memperkuat standar keselamatan kerja dan ketangguhan lingkungan kampus dalam menghadapi potensi situasi darurat bencana. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan agenda Pelatihan Pemadaman Kebakaran serta Pemeriksaan dan Pengawasan Proteksi Kebakaran.

Program ini kerja sama dengan Damkar Kabupaten Serang dan dirancang untuk membekali sivitas akademika dan tenaga penunjang operasional fakultas dengan keterampilan teknis penanggulangan kebakaran dini. “Sekaligus memastikan instrumen proteksi keselamatan di area kampus berfungsi secara prima,” ujar Dekan FKIP Untirta Fadlullah, Senin 14 September 2026.

Langkah preventif ini, kata Fadlullah menjadi bagian penting dari upaya berkelanjutan FKIP Untirta dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran yang aman, nyaman, dan berstandar K3 yang baik. “Melalui pembekalan ini, pemahaman terkait pencegahan potensi bahaya kebakaran ditegaskan sebagai tanggung jawab bersama, terutama pada area-area yang memiliki aktivitas teknis tinggi,” ujarnya.

Fakultas memandang kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat tidak hanya bertumpu pada ketersediaan alat. Melainkan juga ketangkasan personel di lapangan dalam mengambil tindakan cepat dan tepat saat terjadi insiden.

Menyadari pentingnya koordinasi yang solid dalam mitigasi bencana, lanjut Fadlullah kegiatan ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unit operasional di lingkungan fakultas, antara lain Kepala dan Pengelola Laboratorium, Perwakilan dari Lab Sekolah Hijau, Lab Kimia, Lab Robotika Otomasi, Lab STEM, Lab Bahasa, Lab Hayati, Lab Fisika, Lab Sosio Drama, Lab Komputer, Lab Rekayasa Mesin dan Otomotif, hingga Lab Bimbingan dan Konseling. “Kehadiran unsur pengelola laboratorium menjadi sangat vital mengingat laboratorium merupakan ruang vital perkuliahan yang rentan terhadap risiko bahan kimia, instrumen kelistrikan, dan peralatan berdaya tinggi,” ucapnya.

Fadlullah menyampaikan, terdapat garda depan operasional fakultas, misalnya seluruh staf tenaga kependidikan, tim teknisi sarana dan prasarana, personel keamanan (security), hingga petugas kebersihan (cleaning service) yang bertugas sehari-hari di seluruh gedung kampus.

Dalam kegiatan tersebut terbagi ke dalam dua fokus utama yakni pelatihan praktis penanganan api. Dimana instruktur dari Damkar Kabupaten Serang memandu peserta memahami teori dasar segitiga api serta mempraktikkan langsung teknik pemadaman kebakaran skala kecil menggunakan media karung basah hingga prosedur penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara benar dan aman.

“Pemeriksaan Sistem Proteksi Kebakaran, yakni tim Damkar bersama pengelola sarana prasarana fakultas melakukan peninjauan kelayakan fisik sarana proteksi kebakaran di lingkungan gedung kampus FKIP, mulai dari pemetaan titik penempatan APAR, kesiapan jalur evakuasi, hingga rambu-rambu tanggap darurat,” ujarnya

Melalui pembekalan ini, tambah Fadlullah FKIP Untirta berharap seluruh tenaga kependidikan dan pengelola sarana prasarana kian tanggap, sigap, dan terlatih dalam mengantisipasi risiko kebakaran, demi menciptakan lingkungan kampus yang aman dan terproteksi bagi seluruh sivitas akademika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....