Kesiapsiagaan Kunci Mencegah Kebakaran Rumah

  • 04 Mei 2026 10:42 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Kasus kebakaran rumah di wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten masih didominasi oleh sektor permukiman. Sekitar 70 persen kebakaran yang terjadi berasal dari rumah tangga. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah risiko kebakaran sejak dini.

Kepala Bidang Pemadam kebakaran dan Penyelamatan BPBD-PK Pandeglang, Hidayatulloh menuturkan, kebakaran merupakan bencana yang tidak dapat diprediksi dan bisa terjadi tanpa peringatan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap berbagai potensi pemicu kebakaran di lingkungan rumah.

“Kebakaran itu tidak bisa diprediksi dan tanpa peringatan, sehingga kesiapsiagaan masyarakat sangat penting untuk mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian,” ujarnya dalam dialog Banten Menyapa bersama RRI Pro 1 Banten, Senin, 4 Mei 2026.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, salah satu langkah utama yang perlu dilakukan adalah memastikan keamanan peralatan rumah tangga. Mulai dari penggunaan kompor gas hingga instalasi listrik harus memenuhi standar keselamatan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu tenang saat menghadapi situasi darurat. Kepanikan berlebihan justru dapat memperburuk kondisi dan menghambat proses evakuasi.

“Kesalahan yang sering terjadi adalah panik berlebihan, padahal kebakaran hanya butuh beberapa menit untuk membesar,” katanya.

Hidayatulloh menambahkan, setiap rumah sebaiknya memiliki alat pemadam sederhana. Jika belum tersedia, alternatif seperti kain tebal atau handuk basah dapat digunakan untuk memadamkan api kecil.

Ia juga menekankan pentingnya jalur evakuasi yang jelas di dalam rumah. Dengan adanya perencanaan evakuasi, penghuni rumah dapat menyelamatkan diri dengan lebih cepat dan aman saat terjadi kebakaran.

Melalui edukasi yang terus dilakukan, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat. Dengan kesiapsiagaan yang baik, risiko kebakaran dapat ditekan secara signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....