Jangan Abaikan Bunyi Gluduk dari Roda, Tanda Link Stabilizer Mobil Rusak
- 11 Sep 2026 12:38 WIB
- Banten
RRI.CO.ID. Serang - Kenyamanan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kondisi mesin dan ban. Komponen kaki-kaki mobil juga memiliki peran penting dalam menjaga kendaraan tetap stabil, salah satunya link stabilizer. Komponen yang ukurannya relatif kecil ini ternyata memiliki fungsi penting dan perlu diperiksa secara berkala.
Link stabilizer merupakan bagian yang menghubungkan batang stabilizer atau stabilizer bar dengan komponen suspensi. Fungsinya membantu meneruskan gaya dari sistem stabilizer sehingga gerakan bodi mobil saat menikung atau melewati permukaan jalan yang tidak rata dapat lebih terkendali.
| Baca juga: Kenali Tanda Rack Steer Mobil Mulai Rusak |
“Kalau link stabilizer mulai rusak, biasanya muncul bunyi gluduk atau tek-tek dari bagian kaki-kaki, terutama ketika mobil melewati jalan berlubang, polisi tidur, atau permukaan jalan yang tidak rata,” ujar seorang mekanik asal Kota Serang, Fatur kepada RRI, Jumat, 11 September 2026.
Menurutnya, suara tersebut terjadi karena adanya kelonggaran pada bagian sambungan link stabilizer. Jika dibiarkan, kelonggaran dapat semakin besar dan membuat kinerja sistem stabilizer tidak optimal.
Selain bunyi, pengemudi juga dapat merasakan perubahan pada karakter kendaraan ketika melewati tikungan. Mobil bisa terasa kurang stabil atau bodi terasa lebih banyak bergerak dibandingkan biasanya. Namun, gejala tersebut tidak selalu berarti link stabilizer rusak karena sejumlah komponen suspensi lainnya juga dapat menimbulkan gejala serupa.
“Jangan langsung menyimpulkan bunyi dari roda pasti link stabilizer. Bisa saja dari tie rod, ball joint, bushing, atau komponen kaki-kaki lainnya. Jadi harus diperiksa satu per satu,” ucapnya.
Fatur menambahkan, kondisi jalan yang sering berlubang dan penggunaan kendaraan di medan yang tidak rata dapat mempercepat keausan link stabilizer. Bagian sambungan atau joint pada komponen tersebut juga dapat mengalami keausan akibat usia dan beban kerja.
“Kalau sering melewati jalan rusak, komponen kaki-kaki menerima beban lebih besar. Karena itu, mobil yang sering digunakan di jalan seperti itu sebaiknya lebih rutin diperiksa,” ujarnya.
Pemeriksaan link stabilizer umumnya dilakukan dengan melihat kondisi fisik komponen dan memeriksa apakah terdapat kelonggaran pada bagian sambungannya. Karet pelindung pada bagian joint juga perlu diperhatikan karena kerusakan pada bagian tersebut dapat memungkinkan debu dan air masuk sehingga mempercepat keausan.
“Kalau sudah terdengar bunyi tek-tek atau gluduk yang sebelumnya tidak ada, sebaiknya segera diperiksa. Jangan menunggu sampai komponen lain ikut bermasalah,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....