Jangan Asal Semprot! Begini Cara Aman Bersihkan Ruang Mesin Mobil
- 07 Sep 2026 10:53 WIB
- Banten
Poin Utama
- Ruang mesin mobil sering terabaikan dan rentan menumpuk debu, lumpur, sisa oli, dan kotoran lainnya yang membuat tampilannya kusam.
- Membersihkan ruang mesin tidak boleh dilakukan sembarangan karena dapat merusak komponen kendaraan jika tidak hati-hati.
- Penggunaan cairan khusus pembersih ruang mesin adalah cara yang aman dan efektif untuk mengangkat kotoran tanpa merusak komponen kendaraan.
RRI.CO.ID. Serang - Ruang mesin mobil menjadi salah satu bagian kendaraan yang sering luput dari perhatian pemiliknya. Debu, lumpur, sisa oli, dan kotoran lainnya dapat menumpuk di area mesin sehingga membuat tampilannya kusam.
Namun, membersihkan ruang mesin ternyata tidak boleh dilakukan sembarangan. Penggunaan cairan khusus pembersih ruang mesin menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengangkat kotoran tanpa harus merusak komponen kendaraan.
Seorang mekanik asal Kota Serang, Fatur mengatakan, cairan khusus untuk membersihkan ruang mesin umumnya dirancang untuk membantu mengangkat kotoran dan minyak yang menempel pada berbagai bagian ruang mesin. “Membersihkan ruang mesin itu boleh, tetapi jangan asal menyemprot. Sebaiknya gunakan cairan yang memang diperuntukkan untuk engine bay dan perhatikan komponen yang tidak boleh terkena cairan secara langsung,” ujar Fatur, Senin, 7 September 2026.
Menurutnya, debu yang bercampur dengan sisa oli dapat membuat permukaan komponen menjadi lebih kotor. Dalam kondisi tertentu, tumpukan kotoran juga dapat menyulitkan pemilik kendaraan maupun mekanik ketika melakukan pemeriksaan apabila terjadi kebocoran.
Namun, Fatur mengingatkan pemilik kendaraan agar berhati-hati terhadap komponen kelistrikan. Alternator, konektor, soket, kotak sekring, sensor, dan bagian elektronik lainnya sebaiknya tidak disemprot cairan secara berlebihan.
“Kalau mau membersihkan, mesin sebaiknya dalam kondisi dingin. Komponen kelistrikan yang sensitif juga perlu dilindungi. Jangan menggunakan semprotan bertekanan tinggi langsung ke komponen tersebut,” katanya.
Proses pembersihan dapat dimulai dengan menghilangkan debu dan kotoran yang mudah terangkat. Setelah itu, cairan pembersih khusus dapat digunakan sesuai petunjuk pemakaian. Pembersihan sebaiknya dilakukan secara bertahap menggunakan kuas atau kain agar kotoran lebih mudah diangkat.
Fatur juga mengingatkan agar pemilik kendaraan tidak menggunakan sembarang bahan pembersih rumah tangga. Kandungan tertentu pada produk yang tidak dirancang untuk ruang mesin berpotensi memengaruhi permukaan plastik, karet, atau lapisan komponen tertentu.
“Yang paling penting bukan sekadar membuat ruang mesin terlihat mengilap, tetapi memastikan setelah dibersihkan semua komponen tetap aman dan berfungsi normal,” tuturnya.
Setelah proses pembersihan selesai, ruang mesin perlu dikeringkan dengan baik sebelum kendaraan digunakan. Pemilik kendaraan juga sebaiknya tidak terlalu sering melakukan pencucian ruang mesin secara berlebihan apabila tidak diperlukan.
Membersihkan ruang mesin dengan cairan khusus memang dapat membuat kendaraan terlihat lebih bersih dan terawat. Namun, kehati-hatian tetap menjadi kunci. Sebab, salah memilih cairan atau cara membersihkan justru dapat menimbulkan masalah baru pada sistem kelistrikan dan komponen kendaraan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....