Kopi Butterscotch, Pilihan Bagi Pecinta Kopi Manis

  • 27 Agt 2026 15:25 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang — Menikmati kopi kini tidak hanya identik dengan rasa pahit dan aroma khas biji kopi. Beragam kreasi minuman kopi terus bermunculan untuk memberikan pengalaman rasa yang berbeda, salah satunya kopi butterscotch.

Kopi butterscotch merupakan perpaduan espresso, susu, dan sirup atau saus butterscotch. Cita rasa butterscotch sendiri dikenal memiliki karakter manis, lembut, sedikit gurih, dan aroma menyerupai karamel karena menggunakan perpaduan gula dan mentega. Ketika dipadukan dengan kopi, rasa manis tersebut berpadu dengan karakter pahit dan aroma espresso sehingga menghasilkan minuman yang creamy dan seimbang.

Seorang barista di salah satu kafe di Kota Serang, Riza Imani mengatakan, kopi butterscotch menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati kopi dengan rasa yang lebih lembut.

“Kalau biasanya orang menganggap kopi itu identik dengan pahit, butterscotch memberikan pengalaman yang berbeda. Rasa manis dan gurihnya bisa membuat karakter kopi menjadi lebih lembut, tetapi aroma dan rasa kopinya tetap terasa,” ujar Riza kepada RRI pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Menurut Riza Imani, membuat kopi butterscotch yang nikmat bukan hanya soal menambahkan sirup sebanyak-banyaknya. Barista perlu memperhatikan keseimbangan antara espresso, susu, dan butterscotch.

“Takaran itu penting. Kalau butterscotchnya terlalu banyak, rasa kopinya bisa tertutup. Sebaliknya, kalau terlalu sedikit, karakter butterscotchnya tidak keluar. Jadi harus dicari titik yang pas,” katanya.

Penggunaan jenis kopi juga turut menentukan hasil akhir. Espresso dengan karakter yang cukup kuat dapat menjadi dasar yang baik agar rasa kopi tidak kalah ketika bercampur dengan susu dan butterscotch.

Kopi butterscotch juga dapat disajikan dalam kondisi dingin maupun hangat. Untuk sajian dingin, espresso dan sirup butterscotch biasanya dipadukan dengan susu serta es. Sementara versi hangat dapat menghadirkan aroma yang lebih kuat dan memberikan sensasi seperti menikmati hidangan penutup dalam bentuk minuman.

Salah satu daya tarik kopi butterscotch terletak pada aromanya. Begitu minuman disajikan, aroma kopi berpadu dengan wangi manis dan buttery dari butterscotch.

“Yang menarik itu aromanya. Sebelum diminum saja biasanya kita sudah bisa mencium aroma manis seperti karamel. Setelah diminum, ada rasa creamy dan gurih yang kemudian bertemu dengan rasa kopinya,” tutur Kang Riza.

Karakter tersebut membuat kopi butterscotch dapat menjadi pilihan bagi penikmat kopi yang belum terlalu terbiasa dengan kopi hitam atau espresso dengan tingkat kepahitan yang lebih kuat.

Menurut Riza, kreativitas dalam meracik minuman menjadi salah satu hal penting dalam perkembangan dunia kopi. Kopi butterscotch dapat dikembangkan menjadi berbagai varian, misalnya dengan tambahan sea salt cream, whipped cream, atau remahan biskuit untuk memberikan tekstur dan rasa yang lebih kompleks. Varian butterscotch dengan sea salt juga telah menjadi salah satu kreasi yang populer di kedai kopi.

“Sekarang konsumen tidak hanya mencari kopi yang enak, tetapi juga pengalaman baru. Karena itu, barista harus terus berkreasi. Butterscotch bisa dikombinasikan dengan berbagai bahan selama rasa kopinya tetap seimbang,” ujarnya.

Kang Riza menilai, kopi butterscotch memiliki peluang untuk terus diminati karena dapat menjembatani dua selera sekaligus, yakni pencinta kopi dan mereka yang menyukai minuman manis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....