Anggaran MTQ di Lebak Tahun Ini Dipangkas

  • 17 Agt 2026 06:29 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak memangkas anggaran pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten sebesar Rp2 miliar. Pemangkasan anggaran tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang saat ini menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Pemkab Lebak, Alkadri, mengatakan anggaran pelaksanaan MTQ yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp3 miliar kini hanya dialokasikan Rp1 miliar. "Rencana anggarannya Rp3 miliar, tetapi untuk pelaksanaan MTQ hanya akan dikucurkan Rp1 miliar," kata Alkadri di Lebak, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Keputusan tersebut tidak diambil secara sepihak, melainkan melalui proses rapat koordinasi dan evaluasi terkait pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten. Hasil rapat tersebut kemudian menjadi salah satu dasar pemerintah daerah dalam menentukan besaran anggaran yang akan dialokasikan.

Alkadri menjelaskan, kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan anggaran untuk kegiatan tersebut. "Keputusan ini mempertimbangkan berbagai kondisi, salah satunya kemampuan keuangan daerah," ujarnya.

Pemkab Lebak harus menyesuaikan berbagai program dan kegiatan dengan kondisi fiskal daerah yang tersedia. Karena itu, anggaran untuk kegiatan MTQ juga perlu disesuaikan agar tidak membebani kemampuan keuangan pemerintah daerah.

Meski anggaran dipangkas, pembahasan mengenai pelaksanaan MTQ tetap dilakukan oleh pemerintah daerah bersama pihak terkait. Dalam rapat koordinasi dan evaluasi, terdapat sejumlah pandangan mengenai pola pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten.

Alkadri mengatakan, sebagian pihak masih menginginkan MTQ tetap dilaksanakan seperti pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, terdapat pula pihak yang berpandangan bahwa kegiatan dapat diarahkan pada pembinaan para peserta dan calon peserta MTQ.

"Memang ada yang menginginkan MTQ tetap dilaksanakan seperti biasa, namun ada pula yang merasa cukup hanya sebatas pembinaan," kata Alkadri. Perbedaan pandangan tersebut menjadi bagian dari pertimbangan dalam menentukan kebijakan pelaksanaan MTQ di Kabupaten Lebak.

Pemerintah daerah perlu mencari pola kegiatan yang tetap mendukung pembinaan keagamaan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran. MTQ selama ini menjadi salah satu ajang untuk menjaring dan meningkatkan kemampuan peserta dalam berbagai cabang perlombaan Al-Qur'an.

Selain sebagai perlombaan, kegiatan tersebut juga memiliki fungsi pembinaan bagi generasi muda dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an. Dengan kondisi anggaran yang terbatas, pembinaan tetap menjadi salah satu opsi yang mendapat perhatian dalam pembahasan pemerintah daerah.

Pemangkasan dari Rp3 miliar menjadi Rp1 miliar berarti terdapat pengurangan alokasi sebesar Rp2 miliar atau sekitar 66,7 persen dari rencana awal. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kapasitas fiskal Kabupaten Lebak.

Pemkab Lebak selanjutnya akan menentukan bentuk pelaksanaan MTQ berdasarkan hasil koordinasi dan evaluasi yang telah dilakukan. Keputusan akhir mengenai teknis pelaksanaan diharapkan tetap mempertimbangkan kepentingan pembinaan sekaligus kemampuan keuangan daerah.

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat memastikan keterbatasan anggaran tidak menghilangkan semangat pembinaan dan pengembangan potensi peserta MTQ di Kabupaten Lebak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....