Keikhlasan Jadi Benteng dari Kecewa

  • 13 Agt 2026 15:30 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Keikhlasan adalah sikap penting yang perlu ditanamkan dalam menjalani kehidupan, terutama ketika kebaikan tidak mendapat apresiasi dari orang lain.
  • Sekretaris MUI Provinsi Banten, Deni Rusli, menyatakan keikhlasan dapat menjadi benteng hati agar seseorang tidak mudah kecewa terhadap penilaian dan respons manusia.
  • Berbuat baik dengan harapan mendapatkan pujian atau penghargaan dari manusia berpotensi membuat seseorang merasa lelah dan kecewa, sedangkan kebaikan seharusnya dilakukan dengan menyandarkan niat hanya kepada Allah SWT.

RRI.CO.ID, Serang - Keikhlasan menjadi salah satu sikap penting yang perlu ditanamkan dalam menjalani kehidupan, terutama ketika kebaikan yang dilakukan tidak mendapatkan apresiasi atau ucapan terima kasih dari orang lain. Sekretaris MUI Provinsi Banten, Deni Rusli mengatakan, keikhlasan dapat menjadi benteng hati agar seseorang tidak mudah kecewa terhadap penilaian maupun respons manusia.

Deni menjelaskan, seseorang yang berbuat baik dengan harapan mendapatkan pujian atau penghargaan dari manusia justru berpotensi merasa lelah dan kecewa. Menurutnya, kebaikan seharusnya dilakukan dengan menyandarkan niat hanya kepada Allah SWT.

"Ketika kita berbuat baik hanya karena ingin dipuji, ingin disanjung, ingin diapresiasi, maka kita sebenarnya belum merdeka. Kita masih menjadi hamba dari pujian manusia," ucap Deni, Kamis, 13 Agustus 2026.

Ia menambahkan, keikhlasan akan mulai tumbuh ketika seseorang tetap mampu melakukan kebaikan meskipun tidak ada yang melihat, memuji, memberikan apresiasi, bahkan mengucapkan terima kasih. Dalam kondisi tersebut, seseorang tidak lagi menggantungkan nilai perbuatannya kepada penilaian manusia.

Deni menegaskan, manusia memiliki keterbatasan sehingga tidak semua kebaikan dan pengorbanan akan diketahui atau dipahami orang lain. Karena itu, seseorang tidak perlu terus mengingat kebaikan yang telah dilakukan.

"Kalau manusia lupa, Allah tidak lupa. Kalau manusia tidak menghargai, Allah Maha Mengetahui. Kalau manusia tidak membalas, Allah tidak pernah menyia-nyiakan amal kebaikan kita," katanya.

Menurut Deni, sikap ikhlas juga dapat membantu seseorang terbebas dari rasa kecewa ketika kebaikannya tidak dihargai. Ia mengingatkan agar setiap kebaikan dilakukan kemudian tidak terus-menerus diingat atau dijadikan bahan untuk menuntut balasan.

Deni berharap masyarakat dapat terus belajar memerdekakan hati dari hawa nafsu, kesombongan, keinginan mendapatkan pujian, serta rasa kecewa karena tidak dihargai. "Jangan hanya bertanya sudahkah negeri kita merdeka? Tetapi tanya pula sudahkah hati saya merdeka? Merdeka dari hawa nafsu, merdeka dari kesombongan, merdeka dari pujian manusia, merdeka dari rasa kecewa karena tidak dihargai," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....