Cara Merawat Rice Cooker Agar Lebih Tahan Lama

  • 12 Agt 2026 14:17 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Rice cooker adalah alat elektronik rumah tangga yang digunakan hampir setiap hari untuk memasak dan menghangatkan nasi, sehingga memerlukan perawatan tepat agar tetap berfungsi optimal.
  • Rice cooker memiliki beberapa komponen dengan fungsi berbeda yang saling menunjang proses memasak, oleh karena itu perawatan terhadap setiap bagian sangat penting.
  • Kebiasaan kecil seperti menjaga bagian bawah panci tetap kering dapat memengaruhi kinerja perangkat dan mencegah kerusakan dalam jangka panjang.

RRI.CO.ID, Serang – Rice cooker menjadi alat elektronik rumah tangga yang hampir setiap hari berfungsi untuk memasak dan menghangatkan nasi. Karena frekuensi pemakaiannya yang tinggi, perawatan yang tepat diperlukan agar komponen tetap bekerja optimal dan tidak mudah mengalami kerusakan.

Meski terlihat sederhana, rice cooker memiliki beberapa komponen dengan fungsi berbeda yang saling menunjang proses memasak. Karena itu, kebiasaan kecil seperti menjaga bagian bawah panci tetap kering dapat memengaruhi kinerja perangkat.

Seorang teknisi alat elektronik asal Kota Serang, Fauzi, menjelaskan bahwa kebersihan dan kondisi komponen perlu diperhatikan agar rice cooker tetap bekerja optimal. "Yang sering diabaikan biasanya bagian dasar panci dimana harus selalu kering. Karena air yang masuk dapat mengganggu elemen pemanas dan komponen komponen kelistrikan," ujarnya kepada RRI pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Sebelum memasukkan panci ke dalam alat, pastikan bagian luarnya benar-benar kering dan bebas dari sisa beras. Permukaan panci yang basah dapat mengganggu kontak dengan pelat pemanas sehingga proses penghantaran panas tidak berlangsung optimal.

Pelat pemanas juga perlu dibersihkan secara berkala dari kerak, debu, atau sisa makanan yang menempel. Kotoran pada bagian tersebut dapat menghambat kontak panas dan dapat membuat sensor temperatur bekerja kurang akurat.

Selain bagian pemanas, penampungan uap air juga perlu diperiksa karena sering terlupakan saat membersihkan rice cooker. Bagian tersebut dapat menampung sisa cairan, kotoran, hingga memunculkan bau kurang sedap jika tidak dibersihkan rutin.

Untuk membersihkannya, lepaskan penampungan uap kemudian gunakan sikat kecil untuk menjangkau bagian dalamnya. Setelah itu, bilas menggunakan air mengalir hingga bersih, kemudian keringkan sebelum dipasang kembali.

Selain itu, hindari memasak dengan takaran air atau beras melebihi kapasitas yang dianjurkan. Cairan yang meluap dapat masuk ke bagian dalam rice cooker dan berpotensi mengenai komponen elektronik.

Bagian dalam panci juga sebaiknya dibersihkan menggunakan spons lembut agar lapisan anti lengket tidak mudah tergores. Hindari penggunaan benda tajam atau sabut kasar karena kerusakan lapisan dapat membuat panci lebih mudah berkarat.

Pada rice cooker dengan fungsi keep warm, penggunaan mode penghangat terlalu lama juga sebaiknya dihindari. Pemakaian terus-menerus membuat elemen pemanas tetap bekerja dan dapat menyebabkan nasi mengering sekaligus meningkatkan konsumsi listrik.

Setelah selesai digunakan, cabut steker dari sumber listrik sebelum membersihkan bagian luar perangkat. Selain lebih aman, kebiasaan tersebut membantu mencegah risiko korsleting akibat air yang masuk melalui celah perangkat.

Jika tombol memasak tidak bekerja, lampu indikator bermasalah, atau rice cooker mengalami panas berlebihan, jangan membongkar perangkat sendiri. Pemeriksaan teknisi diperlukan untuk mengetahui kondisi elemen pemanas, termostat, kabel atau komponen kelistrikan lainnya.

Dengan perawatan sederhana dan penggunaan yang sesuai kapasitas, rice cooker dapat bekerja lebih stabil dalam waktu jangka panjang. Kebiasaan sederhana mulai menjaga kebersihan, mengeringkan bagian panci, dan memperhatikan kondisi komponen justru membantu mencegah kerusakan alat lebih cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....