Cara Perawatan Hijab agar Tetap Awet dan Nyaman Digunakan

  • 13 Jun 2026 22:27 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Hijab menjadi salah satu kebutuhan yang digunakan sehari-hari oleh banyak wanita dalam berbagai aktivitas. Selain menunjang penampilan, hijab yang terawat dan rapi juga dapat memberikan kenyamanan saat digunakan dalam waktu yang cukup lama.

Meski sering dipakai, tidak sedikit orang yang masih mengabaikan cara merawat hijab yang tepat. Padahal, perawatan sederhana dapat membantu menjaga warna, tekstur, dan bentuk hijab agar tetap terlihat baik.

Salah satu penjual hijab asal Kota Serang, Nisa, mengatakan bahwa cara mencuci menjadi salah satu faktor penting dalam perawatan hijab. “Banyak orang langsung mencampur hijab dengan pakaian lain saat dicuci, padahal bahan hijab umumnya lebih sensitif dan perlu perlakuan khusus,” ujarnya kepada RRI pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Menurutnya, hijab sebaiknya dicuci menggunakan deterjen secukupnya agar serat kain tidak mudah rusak. Selain itu, penggunaan pemutih berlebihan juga sebaiknya dihindari karena dapat membuat warna hijab lebih cepat pudar.

Setelah dicuci, hijab dianjurkan untuk tidak diperas terlalu kuat agar bentuk dan tekstur kain tetap terjaga. Cara tersebut juga membantu mengurangi risiko munculnya kusut berlebih pada beberapa jenis bahan tertentu.

Selain proses pencucian, cara menjemur hijab juga perlu diperhatikan agar kualitas kain tetap terjaga jangka panjang. Hijab sebaiknya dijemur di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu lama dapat membuat warna hijab lebih cepat memudar. Karena itu, proses pengeringan disarankan dilakukan secara alami namun tanpa panas berlebih.

Nisa menambahkan, penyimpanan hijab juga berpengaruh terhadap kenyamanan saat digunakan kembali. Hijab yang disimpan dengan rapi biasanya lebih mudah digunakan dan tidak mudah kusut saat digunakan.

“Kalau disimpan dalam kondisi terlipat rapi atau digantung sesuai bahannya, hijab biasanya lebih awet dan tetap nyaman dipakai,” katanya.

Selain menjaga kebersihan, pemilik hijab juga perlu menyesuaikan penggunaan jarum atau peniti agar kain tidak mudah rusak. Penggunaan aksesori yang terlalu sering pada titik yang sama dapat meninggalkan bekas dan merusak serat kain.

Terakhir, hindari menyemprot parfum langsung ke kain hijab karena kandungan alkoholnya dapat merusak warna. Jika terkena noda, segera bersihkan menggunakan air dingin dan sabun lembut. Dengan perawatan sederhana tetapi konsisten, hijab akan selalu tampak segar, wangi, dan siap menunjang penampilan setiap hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....