Wabup Lebak Tinjau Fasilitas Timbang Sawit PTPN IV Regional I
- 03 Jul 2026 06:18 WIB
- Banten
RRI.CO.ID Lebak – Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah melakukan kunjungan kerja ke Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Kamis, 2 Juli 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meninjau langsung aktivitas jembatan timbang komoditas kelapa sawit di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional I.
Peninjauan difokuskan pada proses penimbangan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang selama ini menjadi perhatian para petani. Langkah itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi petani sawit yang menginginkan proses penimbangan dilakukan secara akurat dan transparan.
Ketepatan hasil timbangan memiliki pengaruh besar terhadap pendapatan petani. Wabup menilai setiap kilogram hasil panen harus tercatat sesuai kondisi sebenarnya agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Amir Hamzah menegaskan, pemerintah daerah berkepentingan memastikan sistem penimbangan berjalan sesuai standar yang berlaku. Ia juga mengingatkan agar persoalan yang pernah terjadi pada tahun sebelumnya tidak kembali terulang.
"Kami ingin memastikan keresahan para petani sawit yang sempat muncul tahun lalu benar-benar menjadi bahan evaluasi sehingga tidak ada lagi pihak yang dirugikan, baik petani maupun perusahaan," kata Amir Hamzah.
Timbangan yang digunakan harus memiliki tingkat akurasi tinggi dan telah melalui proses pengujian secara resmi. Ia meminta seluruh perangkat penimbangan yang digunakan perusahaan memenuhi standar metrologi.
"Saya berharap adanya peremajaan atau pergantian timbangan yang lebih akurat serta telah melalui pengujian, kalibrasi, dan pengesahan sehingga hasilnya benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Amir mengatakan, kepercayaan petani terhadap perusahaan akan tumbuh apabila seluruh proses dilakukan secara terbuka.
Pihaknya mengapresiasi langkah konkret yang telah dilakukan PTPN IV Regional I dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat terus diperkuat demi menciptakan iklim usaha perkebunan yang sehat. Amir juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara konstruktif sehingga pemerintah dapat segera mengambil langkah penyelesaian.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap seluruh proses penimbangan hasil panen kelapa sawit berlangsung lebih akurat, transparan, dan mampu memberikan rasa keadilan bagi petani sekaligus menjaga kepercayaan terhadap perusahaan. Di sisi lain, perusahaan juga akan memperoleh manfaat berupa meningkatnya kepercayaan publik terhadap tata kelola usaha yang dijalankan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak PTPN IV Regional I menjelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan untuk menyelesaikan persoalan timbangan. Kepala Masinis PTPN IV Regional I Banjarsari, Hadi Widodo, memastikan alat timbang yang sebelumnya bermasalah sudah tidak lagi digunakan.
| Baca juga: Bimluh KUA Cilograng Hadir di RSUD |
Ia mengatakan perusahaan telah mengganti perangkat tersebut dengan sistem yang lebih baik. "Kami memastikan alat timbangan yang sebelumnya bermasalah sudah tidak digunakan lagi dalam aktivitas operasional," ujar Hadi Widodo.
Perusahaan juga telah menyelesaikan proses penggantian kerugian kepada petani yang terdampak akibat ketidakakuratan hasil timbangan.Langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan kepada para mitra petani.
"Kami juga telah melakukan penggantian kerugian kepada petani sawit yang terdampak akibat ketidakakuratan timbangan. Ke depan kami berkomitmen menjaga akurasi alat timbang sesuai standar yang berlaku," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....