Tingkatkan Ekonomi Desa, BUMDes Mandaya Kembangkan Bebek Petelur
- 14 Jun 2026 11:47 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mandaya Berkah, Desa Mandaya, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, tengah fokus mengembangkan unit usaha budidaya bebek petelur. Program tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat perekonomian berbasis desa.
Budidaya bebek dipilih karena dinilai sesuai dengan kondisi geografis wilayah setempat. Hal itu terungkap saat peninjauan budidaya bebek petelur di Desa Mandaya, Kecamatan Carenang, Sabtu, 13 Juni 2026.
Saat ini BUMDes Mandaya Berkah telah membudidayakan sebanyak 300 ekor bebek petelur. Pengembangan usaha tersebut dilakukan sebagai tahap awal untuk membangun usaha peternakan yang berkelanjutan.
Pengelola optimistis usaha itu memiliki prospek yang baik di masa mendatang. Terlebih kebutuhan telur bebek masih cukup tinggi di pasaran. Direktur BUMDes Mandaya Berkah, Suryana, mengatakan pihaknya berharap budidaya bebek petelur yang sedang dijalankan dapat berhasil dan memberikan keuntungan bagi desa.
Menurutnya, usaha tersebut memiliki banyak manfaat serta peluang yang menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebutkan dalam waktu sekitar dua pekan ke depan bebek-bebek tersebut diperkirakan mulai bertelur.
"Karena saya anggap budidaya bebek bertelur itu banyak manfaatnya dan mudah-mudahan BUMDes Desa Mandaya berhasil di peternakan bebek ini. Memberdayakan bebek untuk keuntungan masyarakat tentunya yang mengelola untuk desa," ujarnya.
| Baca juga: Banjir, Ratusan Ayam Bumdes di Lebak Hanyut |
Pemerintah Desa Mandaya turut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan usaha tersebut. Kepala Desa Mandaya, Samudi, menilai budidaya bebek petelur merupakan pilihan yang tepat untuk wilayah Kecamatan Carenang.
Kondisi lingkungan yang mendukung diyakini dapat membantu keberhasilan usaha peternakan tersebut. Karena itu, pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendampingi pengembangannya.
Samudi mengaku akan menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur makanan bergizi. Kerja sama tersebut direncanakan untuk menyuplai kebutuhan telur bebek bagi program pemenuhan gizi masyarakat.
Langkah itu sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi hasil budidaya BUMDes. Dengan demikian, usaha yang dikembangkan dapat memberikan nilai tambah bagi desa.
Sementara itu, Camat Carenang, Imron, menyatakan dukungannya terhadap program budidaya bebek petelur yang dijalankan BUMDes Mandaya Berkah. Pemerintah kecamatan akan membantu mencarikan pasar bagi hasil produksi yang dihasilkan nantinya.
Upaya tersebut dilakukan agar produk telur bebek memiliki kepastian penyerapan pasar. Selain itu, pengelolaan usaha diharapkan dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.
Imron berharap usaha yang tengah dikembangkan oleh BUMDes Mandaya Berkah mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat desa. Keberhasilan budidaya bebek petelur juga diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Dengan dukungan pemerintah desa dan kecamatan, peluang keberhasilan usaha dinilai semakin besar. Program tersebut diharapkan menjadi contoh pengembangan ekonomi desa yang produktif dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....