Kenali Jenis APAR dan Kegunaannya Sesuai Risiko Kebakaran

  • 27 Feb 2026 11:24 WIB
  •  Banten

SERANG – Alat Pemadam Api Ringan (APAR) menjadi perlengkapan keselamatan penting yang digunakan untuk menangani kebakaran pada tahap awal. Pemahaman tentang jenis APAR dan kegunaannya dinilai penting agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara tepat dan efektif.

Penjual APAR di Kota Cilegon, Rudi Rosyadi mengatakan, terdapat beberapa jenis APAR yang umum digunakan sesuai dengan sumber kebakaran. “Jenis yang paling banyak digunakan adalah dry chemical powder karena dapat digunakan untuk kebakaran benda padat, cair, dan listrik,” ujarnya, Kamis, 27 Februari 2026.

Menurutnya, APAR jenis dry chemical powder cocok digunakan di rumah, kantor, maupun tempat usaha karena bersifat serbaguna. Jenis ini dinilai praktis dan efektif untuk mengatasi berbagai potensi kebakaran yang umum terjadi.

Selain itu, terdapat APAR jenis karbon dioksida (CO₂) yang khusus digunakan untuk kebakaran akibat peralatan listrik. “APAR CO₂ biasanya digunakan di ruang server, kantor, atau tempat yang memiliki banyak perangkat elektronik karena tidak merusak peralatan,” kata Rudi.

Ia menjelaskan, jenis lain yang juga digunakan adalah APAR foam atau busa yang efektif untuk kebakaran akibat bahan cair seperti bensin atau minyak. Jenis ini bekerja dengan cara menutup permukaan bahan yang terbakar sehingga api tidak mendapatkan oksigen.

Rudi menambahkan, terdapat juga APAR jenis air yang digunakan untuk kebakaran benda padat seperti kayu, kertas, dan kain. Namun, jenis ini tidak disarankan untuk kebakaran listrik karena dapat meningkatkan risiko korsleting.

“Pemilihan jenis APAR harus disesuaikan dengan potensi risiko kebakaran di lokasi, agar alat dapat bekerja secara maksimal dan aman,” ujarnya.

Ia menyarankan masyarakat untuk menyediakan APAR di rumah maupun tempat usaha sebagai langkah pencegahan. Dengan memahami jenis dan fungsi APAR, masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan meminimalkan dampak kebakaran sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....