Hasbi Ajak Orang Tua Batasi Medsos Anak
- 02 Apr 2026 14:02 WIB
- Banten
Poin Utama
- Bupati Lebak Moch. Hasbi Jayabaya mengajak para orang tua untuk membatasi penggunaan media sosial bagi anak - anak
- Ia menyebutkan sejumlah risiko yang mengintai anak-anak, mulai dari hoaks, perundungan siber, hingga konten pornografi dan kekerasan.
- Pemerintah Kabupaten Lebak juga telah memiliki kebijakan melalui Peraturan Daerah Diniyah dan Magrib Mengaji.
- Pemkab Lebak juga tengah mengkaji pembangunan sarana ramah anak di ruang terbuka hijau.
RRI.CO.ID, Lebak - Bupati Lebak Moch. Hasbi Jayabaya mengajak para orang tua untuk membatasi penggunaan media sosial bagi anak-anak, khususnya yang berusia di bawah 16 tahun. Menurut Hasbi, anak-anak sangat rentan terpapar berbagai konten negatif di ruang digital jika tidak ada pengawasan yang memadai dari orang tua.
Ia menyebutkan sejumlah risiko yang mengintai anak-anak, mulai dari hoaks, perundungan siber, hingga konten pornografi dan kekerasan.
“Kami sangat mendukung langkah kebijakan Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia adanya pembatasan medsos bagi anak usia di bawah 16 tahun,” ujar Hasbi, di Rangkasbitung, Rabu, 1 April 2026.
Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam melindungi generasi muda dari dampak buruk dunia digital. Hasbi menegaskan, pembatasan penggunaan media sosial bukanlah hal baru, karena sudah diterapkan di berbagai negara sebagai upaya perlindungan anak.
Di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Lebak juga telah memiliki kebijakan melalui Peraturan Daerah Diniyah dan Magrib Mengaji. Perda tersebut bertujuan membentuk karakter anak agar lebih religius dan berakhlak mulia.
Aturan tersebut diharapkan dapat mengalihkan aktivitas anak ke kegiatan yang lebih positif. “Oleh karena itu, kami mengajak orang tua agar anak usia di bawah 16 tahun memanfaatkan waktu dengan baik, misalnya mengaji dan sekolah madrasah,” katanya.
| Baca juga: MIN 1 Lebak Lepas 84 Siswa Berprestasi |
Pemerintah daerah juga berencana melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait pembatasan penggunaan media sosial. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital anak agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi.
“Kami berharap orang tua dapat membatasi penggunaan medsos bagi anak mereka,” ucap Hasbi.
Pemkab Lebak juga tengah mengkaji pembangunan sarana ramah anak di ruang terbuka hijau. Fasilitas tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi alternatif kegiatan bagi anak tanpa harus bergantung pada gawai.
“Kami berencana membangun sarana ramah anak di ruang hijau terbuka untuk mengembangkan bakat anak agar tumbuh dengan kegiatan positif,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....