Emosi Bukan Sekadar Marah
- 21 Feb 2026 13:30 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Emosi kerap disalahartikan hanya sebatas marah. Padahal, emosi memiliki spektrum yang jauh lebih luas, mulai dari senang, sedih, takut, hingga jijik.
Menurut Konselor Aku Temanmu, Muhamad Jutana, anggapan bahwa emosi identik dengan kemarahan masih sering ditemui, terutama di kalangan anak muda. “Kalau ditanya emosi itu apa, biasanya yang pertama muncul di kepala adalah marah. Padahal bukan hanya marah. Ada senang, sedih, takut, bahkan jijik. Semua itu bagian dari emosi,” ujarnya, Jumat, 20 Februari 2026.
Ia menjelaskan, setiap emosi selalu memiliki pemicu atau stimulus tertentu. Rasa marah bisa muncul ketika seseorang merasa diperlakukan tidak adil, sedih hadir saat kehilangan, sementara takut muncul ketika berada dalam kondisi yang tidak aman.
Jutana menegaskan, emosi pada dasarnya bersifat netral, bukan positif atau negatif. Yang kerap menimbulkan masalah adalah cara mengekspresikannya.
“Emosi itu netral. Yang sering dinilai buruk itu ekspresinya. Marah bukan berarti harus teriak atau menyakiti orang lain. Marah bisa disampaikan dengan elegan dan bijak,” ucapnya
| Baca juga: Komnas Anak Soroti Bahaya Kecanduan Gadget |
Ia juga mengingatkan pentingnya membedakan antara menahan dan mengelola emosi. Menurutnya, menahan emosi justru berisiko menimbulkan ledakan di kemudian hari.
“Semua emosi layak untuk dialirkan. Kalau ditahan terus, dia akan menumpuk dan suatu saat meledak. Mengelola itu artinya sadar, ambil jeda, lalu memilih respons yang tepat,” kata Jutana.
Dalam praktiknya, mengambil jeda sebelum merespons menjadi langkah penting. Salah satu cara sederhana yang disarankan adalah teknik pernapasan.
“Ambil napas, beri jarak antara stimulus dan respons. Dengan begitu, yang bekerja bukan hanya dorongan emosi, tapi juga logika,” ujar Jutana.
Jutana mengajak generasi muda untuk terus belajar mengenali dan mengelola emosinya. “Kita semua sedang berproses menjadi lebih baik. Jangan menyerah untuk belajar mengelola emosi, karena dampaknya bukan hanya ke diri sendiri, tapi juga ke orang-orang di sekitar kita,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....