Ramadan, Bulan Suci untuk Meraih Ampunan Allah
- 20 Feb 2026 07:41 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Ramadan menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk meraih ampunan Allah SWT melalui ibadah puasa yang dilandasi iman dan kesungguhan. Pemahaman tersebut disampaikan Anggota Departemen Keanggotaan dan Database Masjid DMI Provinsi Banten, Ustaz Muhammad Zainul Haq, dalam dialog Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten, Jumat, 20 Februari 2026.
Menurutnya, tidak semua orang mendapatkan nikmat bertemu Ramadan. Oleh karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai sarana membersihkan diri dari dosa-dosa, khususnya dosa yang berkaitan langsung dengan hubungan manusia kepada Allah atau habluminallah.
Ia menegaskan, bahkan dosa besar dapat diampuni selama disertai taubat yang sungguh-sungguh. “Barang siapa berpuasa Ramadan dengan dasar iman dan kesungguhan mengharap ridha Allah, maka dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni,” ujarnya.
Ia menjelaskan, puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi ibadah yang menuntut kesadaran spiritual, keikhlasan, serta komitmen menjaga diri dari perbuatan tercela. Puasa yang dilakukan dengan iman dan ihtisaban diyakini mampu membersihkan jiwa sekaligus membentuk ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Ustaz Zainul mengingatkan puasa harus tercermin dalam perilaku. Menurutnya, puasa yang masih diiringi kebohongan, ghibah, dan kemaksiatan tidak memiliki nilai di sisi Allah. “Allah tidak membutuhkan puasa orang yang masih mempertahankan kebohongan dan kemaksiatan,” katanya.
Selain puasa, ia juga menekankan keutamaan salat tarawih sebagai rangkaian ibadah Ramadan yang mendatangkan ampunan. Tarawih yang dikerjakan dengan iman dan kesungguhan hati, kata dia, menjadi sarana penghapus dosa sebagaimana puasa Ramadan.
Ia mengingatkan Ramadan adalah momentum yang tidak boleh disia-siakan. Rasulullah SAW, lanjutnya, bahkan mengaminkan doa Malaikat Jibril bagi orang yang bertemu Ramadan namun tidak memperoleh ampunan Allah.
“Celakalah orang yang berjumpa dengan Ramadan tetapi tidak mendapatkan ampunan Allah,” ujarnya.
Di akhir tausiah, Ustaz Zainul berharap Ramadan menjadi titik balik perbaikan diri umat Islam. Ia mengajak masyarakat memaksimalkan ibadah agar keluar dari Ramadan dalam keadaan lebih bertakwa dan bersih dari dosa, serta mampu menjaga nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan setelah Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....