Bupati Akui Program MBG di Lebak Belum Sempurna
- 21 Jun 2026 17:26 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak sukses menyerap lebih dari 10 ribu tenaga kerja lokal. Meski berdampak besar bagi ekonomi warga, Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, blak-blakan mengakui program andalan Presiden Prabowo Subianto ini belum berjalan sempurna di wilayahnya.
Bahkan dia menilai, masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi agar program tersebut semakin efektif dan tepat sasaran.
Dari total 207 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada, saat ini tercatat ada7 dapur yang mogok beroperasi. Macetnya ketujuh dapur tersebut dipicu oleh beberapa kendala, mulai dari masalah keuangan, persoalan kebersihan, hingga bangunan yang masih direnovasi.
Karena belum matang sepenuhnya, Hasbi meminta masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya bagi-bagi makanan gratis ini di lapangan. Warga bahkan diminta tidak segan melapor lewat media sosial jika mengendus adanya penyelewengan anggaran atau kualitas makanan yang buruk.
| Baca juga: Wabup Lebak Tinjau Dapur MBG Warunggunung |
“Kami mengakui pelaksanaan MBG masih belum sempurna. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi program ini agar berjalan lancar dan jauh dari penyelewengan,” ujar Hasbi, Sabtu, 20 Juni 2026.
Jika berjalan normal, proyek dapur gizi ini sebenarnya membawa angin segar bagi urusan isi dompet warga Lebak. Dengan asumsi satu dapur SPPG mempekerjakan sekitar 50 orang, total ada 10.350 warga lokal yang kini punya lapangan pekerjaan baru sebagai juru masak maupun pengelola dapur.
Saat ini Pemkab Lebak mengklaim sedang mengebut koordinasi untuk membereskan masalah anggaran dan higienitas di tujuh dapur yang sempat mandek tersebut agar bisa segera beroperasi kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....