Satgas MBG Temukan Dugaan Keracunan Puluhan Siswa di Cilegon

  • 07 Mei 2026 09:07 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon – Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Cilegon mengungkapkan dugaan keracunan makanan MBG terjadi di tiga sekolah selama April 2026. Dugaan tersebut kini masih dalam penanganan dan evaluasi lintas instansi terkait.

Sekretaris Satgas MBG Kota Cilegon, Heni Anita Susila mengatakan, kasus pertama terjadi di MTS Al-Inayah pada 16–17 April 2026. Sebanyak 40 hingga 49 siswa mengalami mual, pusing, dan gangguan pencernaan setelah mengonsumsi makanan MBG.

“Kemudian juga sejumlah siswa mendapatkan penanganan di Puskesmas Kecamatan Cibeber, Jombang dan Cilegon,” ujar Heni saat dialog bersama RRI PRO 1 Banten, Kamis, 7 Mei 2026.

Kasus serupa juga terjadi di SDN Cikerai 2 dan SMP PGRI Citangkil. Di SMP PGRI Citangkil, sekitar 11 siswa dilaporkan mengalami mual, muntah, dan pusing setelah menyantap makanan MBG. Secara keseluruhan, jumlah siswa terdampak diperkirakan mencapai sekitar 70 orang.

Heni menjelaskan sampel makanan dari dua sekolah telah diuji di laboratorium BPOM Provinsi Banten. Namun, pemeriksaan untuk kasus di SMP PGRI Citangkil belum dapat dilakukan karena keterbatasan kapasitas laboratorium saat itu. Hasil pemeriksaan laboratorium dari dua lokasi menunjukkan adanya bakteri dalam sampel makanan MBG. Namun, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap untuk kasus di SMP PGRI Citangkil.

“Berdasarkan hasil yang kami dapatkan dari Dinas Kesehatan Kota Cilegon memang ada bakteri dalam makanan yang disajikan,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh siswa yang mengalami keluhan langsung mendapatkan penanganan medis di Puskesmas terdekat dan tidak ada korban yang menjalani rawat inap. Satgas MBG bersama Dinas Kesehatan kini terus memperkuat pengawasan terhadap dapur penyedia MBG agar kualitas makanan tetap aman dan layak dikonsumsi peserta didik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....