Bantuan ATENSI Kota Serang Disalurkan ke 48 Orang Tua Sekolah Rakyat

  • 26 Feb 2026 08:07 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Sebanyak 48 orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kota Serang menerima Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa perlengkapan kebutuhan rumah tangga dengan total anggaran Rp144 juta. Bantuan tersebut bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Serang.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi mengatakan, bantuan ini diarahkan untuk membantu keluarga siswa agar lebih siap mendukung anak selama menempuh pendidikan.

“Anaknya sekolah, orang tuanya juga harus kita perhatikan. Kalau kebutuhan dasar di rumah terpenuhi, anak bisa lebih fokus belajar,” ujarnya, Rabu, 25 Februari 2026.

Bantuan yang diberikan seluruhnya dalam bentuk barang, meliputi kasur dan bantal, kompor, tabung gas lengkap dengan selang regulator, magic com, rak penyimpanan, serta lemari. Tidak ada bantuan uang tunai dalam program tersebut.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Sosial Kota Serang, Jatiah menegaskan, total anggaran bantuan mencapai Rp144 juta untuk 48 orang tua siswa.

“Tidak ada uang. Semua barang. Jadi total Rp144 juta itu untuk perlengkapan yang langsung diterima orang tua siswa,” katanya.

Ia menjelaskan, seluruh penerima sebelumnya telah terdata dan diverifikasi. Orang tua siswa dipanggil setelah melengkapi persyaratan administrasi.

“Sudah terdata, ada persyaratan yang dilengkapi, kemudian dipanggil untuk menerima bantuan,” ucapnya.

Jatiah juga menyebut rencana bantuan lanjutan berupa dukungan modal usaha bagi orang tua siswa masih dalam proses dan direncanakan terealisasi bulan depan. Saat ini jumlah siswa Sekolah Rakyat tercatat 96 siswa.

Salah satu penerima bantuan asal Warung Jaud, Sobiat mengatakan, dirinya menerima kompor, tabung gas, lemari, kasur, dan bantal. “Alhamdulillah senang dapat kompor, tabung gas, kasur, bantal, sama lemari,” ujarnya.

Ia menyebut anaknya yang kini duduk di kelas 1 SMP sudah mulai betah mengikuti kegiatan belajar. “Sekarang sudah betah, enggak minta pulang,” katanya.

Sobiat berharap ke depan ada dukungan lanjutan bagi orang tua siswa agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi. “Kalau ada bantuan lagi, mudah-mudahan bisa membantu kami supaya anak tetap sekolah,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....