Tantangan Sosial Warnai Sekolah Rakyat Serang

  • 04 Feb 2026 16:57 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pengelolaan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 37 Serang menghadapi berbagai tantangan sosial, terutama karena mayoritas siswa berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu dan sebagian pernah putus sekolah. Kondisi tersebut menuntut pendekatan pendidikan yang lebih menyeluruh.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 37 Serang, Ria Seprianika, mengungkapkan tantangan utama adalah membentuk kedisiplinan dan kepercayaan diri siswa yang sebelumnya kurang mendapatkan perhatian keluarga maupun fasilitas belajar. “Tantangannya luar biasa karena, memang ini adalah anak-anak yang dari latar belakang keluarga yang berbeda. Kami mendidik anak-anak untuk lebih disiplin dan percaya diri,” ujarnya saat berdialog bersama RRI PRO 1 Banten, Rabu 4 Februari 2026.

Menurut Ria, banyak siswa awalnya mengalami kesulitan mengatur waktu dan menyesuaikan diri dengan pola kehidupan sekolah berasrama. Namun melalui pendampingan guru dan wali asrama, siswa perlahan mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang lebih terstruktur.

Tantangan lainnya muncul dari sistem pembelajaran yang menggabungkan beberapa jenjang kelas dalam satu ruang belajar karena keterbatasan rombongan belajar. Guru dituntut lebih kreatif dalam menerapkan pembelajaran diferensiasi agar materi tetap tersampaikan dengan baik kepada siswa.

“Guru harus memiliki strategi pembelajaran yang inovatif dan kreatif karena, dalam satu kelas bisa terdapat siswa dari jenjang berbeda,” ujar Ria. Ia menilai profesionalisme guru menjadi faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran di sekolah rakyat.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Ria menyebut perkembangan siswa menunjukkan hasil positif. Ia menilai perubahan sikap dan kedisiplinan siswa menjadi bukti bahwa pendekatan pendidikan berbasis karakter mampu memberikan dampak signifikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....