Lahan Delapan Hektare Disiapkan untuk Sekolah Rakyat

  • 26 Jan 2026 18:44 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Kota Serang mengkaji sejumlah lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ketersediaan lahan dan faktor keamanan menjadi fokus utama dalam proses penentuan lokasi.

Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, menyampaikan salah satu opsi berada di kawasan Sawah Luhur. Namun berdasarkan kajian teknis, wilayah tersebut berpotensi terdampak banjir sehingga membutuhkan pengurugan lahan dengan anggaran yang tidak sedikit.

“Luas lahan yang dibutuhkan sekitar 6,5 hingga 10 hektar. Di Sawah Luhur memang tanah pemerintah daerah, tetapi harus dilakukan pengurugan dengan biaya besar,” ujar Nanang, Senin, 26 Januari 2026.

Sebagai alternatif, Pemkot Serang menyiapkan tanah negara seluas kurang lebih 8 hektar di Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan. Lokasi ini dinilai lebih aman dari risiko bencana serta memenuhi kebutuhan luas lahan pembangunan sekolah. “Lahannya berada di area yang relatif tinggi dan jauh dari permukiman. Lingkungan ini dinilai lebih kondusif bagi kegiatan belajar,” katanya.

Sekolah Rakyat dirancang menyediakan pendidikan gratis dengan fasilitas pendukung seperti asrama, pakaian sekolah, dan perlengkapan belajar juga akan disiapkan untuk para siswa.

Nanang menjelaskan, pemerintah daerah bertugas menyiapkan lahan, sementara pembangunan fisik sekolah akan dibiayai oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Keputusan akhir terkait lokasi pembangunan berada pada kewenangan pemerintah pusat setelah menerima usulan dari daerah.

Menurutnya, pemilihan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran serta keselamatan dan kenyamanan anak. Lahan di Sawah Luhur memiliki status yang jelas, namun memerlukan biaya tambahan. Sementara lahan di Kelurahan Sayar dinilai lebih siap dan minim risiko.

Pemkot Serang menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan agar akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu semakin terbuka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....