Dinkes Targetkan CKG pada Masyarakat Adat Baduy

  • 21 Jan 2026 12:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak menargetkan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada masyarakat adat Baduy pada tahun 2026 dapat terpenuhi. Target tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Eka Darmana Putra, menjawab tantangan capaian target CKG tahun 2026, yang meliputi masyarakat adat Baduy.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dicanangkan Dinkes Lebak tahun 2026 menargetkan capaian sebesar 50 persen, dari total jumlah penduduk Lebak. Target tersebut setara dengan sekitar 0,75 persen dari 1,5 juta jiwa keseluruhan populasi daerah itu.

Baca juga: Dinkes Lebak Targetkan CKG Capai 50 Persen

Eka menjelaskan, target 0,75 juta jiwa tersebut mencakup seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah adat seperti masyarakat Desa Kanekes atau Suku Baduy.

“Pelaksanaan cek kesehatan gratis untuk masyarakat Baduy pada tahun 2025 lalu berjalan dengan baik, sehingga kami optimis target di tahun 2026 juga bisa tercapai,” ujar Eka Darmana Putra, saat ditemui di Rangkasbitung, Rabu, 21 Januari 2026.

Eka mengakui bahwa terdapat tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program ini, khususnya terkait administrasi kependudukan masyarakat adat Baduy yang tidak memiliki identitas kependudukan sebagaimana masyarakat pada umumnya.

Baca juga: Pelayanan CKG di Masyarakat Baduy Masih Terkendala

Namun, Dinkes telah menyiapkan langkah antisipatif dengan menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak untuk memfasilitasi kebutuhan identitas warga Baduy.

“Yang penting mereka itu memiliki nomor identitas kependudukan, bisa dengan surat keterangan, tidak apa-apa,” kata Eka.

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan pemerintah daerah tetap mengedepankan penghormatan terhadap adat dan budaya masyarakat Baduy, tanpa mengesampingkan hak mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan. Dalam pelaksanaan cek kesehatan gratis di wilayah Baduy, Dinkes juga menerapkan sistem jemput bola dengan turun langsung ke wilayah adat, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan di luar wilayah mereka.

Baca juga: CKG Dinilai Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Kesehatan

Selain itu, Dinkes Lebak turut bekerja sama dengan perangkat Desa Kanekes yang berperan aktif dalam memfasilitasi pelaksanaan cek kesehatan gratis di lapangan. Dengan sinergi lintas perangkat daerah serta dukungan masyarakat dan aparat desa adat, Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak berharap program cek kesehatan gratis tahun 2026 dapat berjalan lancar dan menjangkau seluruh target yang telah ditetapkan.

“Aparatur desa di sana juga sangat aktif membantu, artinya kita menghargai aturan mereka sebagai masyarakat adat, jadi kita yang aktif jemput bola,” ujar Eka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....