Digitalisasi Kopdes Merah Putih Pandeglang Terhambat Masalah SDM
- 09 Des 2025 11:22 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Upaya percepatan digitalisasi kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pandeglang belum sepenuhnya terpenuhi. Dari total 339 KDKMP, baru 328 koperasi yang memiliki akun Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (SIMCOPDES). Padahal, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang sebelumnya menargetkan seluruh KDKMP sudah terdaftar pada bulan November.
Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan pada DKUPP Kabupaten Pandeglang, Dindin Herdiansyah mengatakan terdapat 11 KDKMP yang belum terdata dalam SIMCOPDES. Menurutnya, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) masih menjadi kendala utama di lapangan. Selain itu, minimnya pemahaman anggota dalam mengoperasikan sistem berbasis situs web menyebabkan proses pengisian data SIMCOPDES belum tuntas. “Setiap KDKMP wajib punya akun di SIMCOPDES. Per hari ini sudah 328 koperasi yang terdaftar. Data ini dinamis dan bergerak menuju 100 persen,” ujarnya.
Walaupun demikian menurutnya DKUPP sudah menyediakan tim pendamping yang secara intensif membantu pengurus pendaftaran baik secara langsung maupun online. Menurutnya, pendaftaran di SIMCOPDES sangat diperlukan untuk memudahkan pengawasan dan pemetaan perkembangan koperasi.
Melalui fitur-fitur yang tersedia, DKUPP dapat memantau koperasi yang aktif maupun yang bergerak lambat. Sistem tersebut juga memungkinkan koperasi di Pandeglang mempromosikan produk unggulan seperti beras, hasil laut, maupun komoditas lainnya kepada koperasi di daerah lain. “Fitur yang ada sangat membantu kami dalam memetakan koperasi yang pergerakannya lambat sehingga bisa langsung dibina,” kata Dindin.
Selain mendukung fungsi pengawasan, SIMCOPDES juga menurut Dindin memperluas akses pasar bagi koperasi desa. Produk unggulan seperti beras dari wilayah Cimanuk atau hasil laut dari kawasan pesisir kini dapat tampil dalam sistem dan dijangkau koperasi dari berbagai daerah.
DKUPP menargetkan seluruh koperasi dapat terhubung 100 persen, dan mendorong 11 koperasi yang belum menyelesaikan akun agar segera berkonsultasi untuk segera menuntaskan pendaftaran. Ia optimistis seluruh KDKMP di Pandeglang akan segera terintegrasi dengan SIMCOPDES guna memperkuat tata kelola koperasi di tingkat desa. “Kami berharap 11 KDKMP yang belum tuntas segera intensif berkonsultasi. Pendampingan kami lakukan penuh, termasuk jika harus berkoordinasi dengan kementerian,” ujar Dindin. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....