Pemko Banjarmasin Rombak Sistem Kebersihan Kawasan Menara Pandang

  • 02 Mei 2026 08:43 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin tak tinggal diam melihat lonjakan sampah di kawasan Siring Menara Pandang Banjarmasin yang belakangan dipadati pengunjung. Penataan kebersihan kini diperketat, menyusul kekhawatiran rusaknya citra salah satu ikon wisata kota tersebut.

Dalam beberapa waktu terakhir, membludaknya jumlah wisatawan membawa konsekuensi serius: volume sampah meningkat drastis di sejumlah titik. Kondisi ini langsung menjadi perhatian utama Pemko agar wajah kawasan tetap terjaga.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menegaskan pihaknya telah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem kerja petugas kebersihan di lapangan. “Penataan zona ini kami lakukan supaya penyapuan bisa berjalan lebih maksimal. Kami juga menambah fasilitas tempat sampah di titik-titik yang dianggap rawan penumpukan,” katanya.

Ia menjelaskan, pola kerja kini dibagi lebih terstruktur. Area di dalam pagar menjadi tanggung jawab Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disbudporapar, sementara pengangkutan sampah di luar kawasan ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin.

Menurut Sabil, kunci utama penanganan persoalan ini terletak pada sinergi lintas instansi. Koordinasi dengan DLH pun terus diperkuat, terutama dalam penyesuaian jadwal pengangkutan agar lebih cepat dan responsif terhadap kondisi lapangan.

“Koordinasi terus kami perkuat. Tujuannya agar ritme pengangkutan sampah bisa lebih teratur dan responsif terhadap kondisi di lapangan,” ucapnya.

Sebagai destinasi unggulan, kawasan Siring Menara Pandang memegang peran strategis dalam mendongkrak sektor pariwisata Kota Banjarmasin. Karena itu, kebersihan tak lagi dianggap sebagai urusan teknis semata, melainkan bagian penting dari daya tarik wisata.

Ke depan, pengawasan akan diperketat dengan sistem jadwal kerja yang lebih terintegrasi. Langkah ini diharapkan mampu memastikan kebersihan kawasan tetap terjaga secara berkelanjutan, meski jumlah pengunjung terus meningkat.

Namun demikian, Pemko juga menekankan bahwa upaya ini tidak bisa berjalan sendiri. Partisipasi masyarakat menjadi faktor krusial. Kesadaran pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan dinilai sebagai kunci agar kawasan wisata tetap nyaman, bersih, dan layak menjadi kebanggaan kota.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....