Bukit Manjai, Jalur Menantang dengan Pesona Alam Memikat
- 12 Apr 2026 18:21 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Bukit Manjai berlokasi di Mandiangin Timur, Karang Intan, sekitar 14 km dari Banjarbaru.
- Meski hanya setinggi 337 mdpl, Bukit Manjai menawarkan jalur pendakian yang menanjak dan cukup menantang bagi pendaki.
- Waktu tempuh pendakian sekitar 1,5 jam bagi pemula dengan jalur awal “tanjakan warik”.
- Pemandangan sunrise dan sunset menjadi daya tarik utama di puncak.
RRI.CO.ID, Martapura – Bukit Manjai terletak di Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Lokasinya berjarak sekitar 14 kilometer dari Simpang Empat Bundaran Kota Banjarbaru dengan waktu tempuh kurang lebih 25 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bukit ini memiliki ketinggian sekitar 337 meter di atas permukaan laut (mdpl). Meski tidak terlalu tinggi, jalur pendakian yang menanjak dan cukup ekstrem menjadikannya pilihan tepat bagi pendaki yang ingin merasakan tantangan.
Untuk memasuki kawasan ini, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp15 ribu per orang, termasuk biaya parkir kendaraan roda dua bagi yang menginap. Tarif tersebut dinilai terjangkau dengan fasilitas serta pengalaman alam yang ditawarkan.

Estimasi waktu pendakian menuju puncak bagi pemula sekitar satu setengah jam dengan beberapa kali jeda istirahat. Jalur awal menuju pos satu cukup menanjak dan dikenal sebagai “tanjakan warik” atau tanjakan monyet, sehingga membutuhkan stamina dan fokus ekstra.
Menuju puncak, jalur terbagi menjadi dua pilihan, yakni jalur ekstrem dan jalur santai. Pendaki dapat menyesuaikan rute dengan kemampuan dan pengalaman masing-masing.
Udin Sarunai, pendaki asal Handil Bakti, menilai Bukit Manjai cocok bagi para pendaki yang menyukai tantangan. Ia menegaskan bahwa kesabaran dan konsistensi menjadi kunci utama untuk mencapai puncak.
“Bukit Manjai sangat pas untuk pendaki yang ingin mencoba medan menantang, asalkan tetap sabar dan menjaga ritme pendakian,” ujarnya, Minggu, 12 April 2026. “Perjalanan menuju puncak memang menguras tenaga, tetapi pengalaman yang didapat sepadan.”

Sementara itu, Arief Setiawan, pendaki asal Cemara, Banjarmasin, mengatakan kelelahan selama pendakian akan terbayar dengan panorama alam yang indah. Pemandangan matahari terbit dan terbenam dengan balutan kabut menjadi daya tarik utama di puncak.
“Jalur yang cukup terjal justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pendaki yang menyukai tantangan,” kata Arief. “Sesampainya di puncak, pemandangan alamnya sangat memanjakan mata dan membuat lelah terasa hilang.”
Selain itu, kawasan ini juga menyediakan area untuk berkemah dan pemasangan hammock atau tempat tidur gantung. Fasilitas tersebut menjadikan Bukit Manjai sebagai destinasi yang cocok bagi pendaki yang ingin menikmati suasana alam secara lebih dekat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....