Makna Jannah, Pesan Al-Qur’an tentang Lingkungan
- 10 Feb 2026 13:32 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Al-Qur’an menggunakan istilah jannah atau kebun sebagai simbol utama kesejahteraan, sekaligus gambaran surga. Penggunaan istilah ini menegaskan kuatnya pesan Islam tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Guru Besar UIN Antasari Banjarmasin, Prof. Dr. H. Sukarni, M.Ag., dalam Kuliah Subuh RRI Pro1 Banjarmasin, Selasa, 10 Februari 2026, menjelaskan bahwa secara bahasa jannah berarti penutup. Kebun disebut penutup karena menutupi bumi dengan pepohonan, rerumputan, air, serta menghadirkan kesejukan.
“Lingkungan yang tertata, hijau, dan bersih merupakan gambaran ketenangan jiwa, yang juga menjadi ciri kehidupan surgawi,” ujarnya. “Karena itu, Al-Qur’an kerap menggambarkan surga dengan kebun-kebun dan sungai yang mengalir.”
Menurutnya, kesamaan istilah antara kebun dan surga bukanlah kebetulan linguistik, melainkan pesan teologis. Allah Swt mengajarkan bahwa nilai-nilai surgawi dapat diwujudkan di bumi melalui pengelolaan lingkungan yang bijak dan berkelanjutan.
Ia mencontohkan Surah Saba ayat 15, yang menggambarkan kaum Saba hidup di negeri dengan dua kebun yang subur. Gambaran tersebut mencerminkan keseimbangan antara pemanfaatan alam dan sikap syukur kepada Tuhan.
Prof. Sukarni menilai, krisis lingkungan yang terjadi saat ini berakar dari cara pandang manusia yang memisahkan iman dari tanggung jawab ekologis. Padahal, merusak alam sama artinya dengan merusak fondasi kehidupan itu sendiri.
Untuk itu ia menegaskan, menjaga sungai, hutan, tanah, dan udara bukan sekadar agenda lingkungan, melainkan wujud nyata keimanan. Lingkungan yang lestari menjadi jalan menuju kesejahteraan umat serta keberkahan bagi bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....