Ketakwaan sebagai Tujuan Utama Ibadah Puasa

  • 06 Feb 2026 20:37 WIB
  •  Banjarmasin

​RRI.CO.ID, Banjarmasin – Kuliah Subuh bertema “Karakter Manusia Muslim yang Bertakwa kepada Allah Swt” disiarkan RRI Pro1 Banjarmasin, Jumat, 6 Februari 2026. Kajian ini disampaikan Akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Prof. Dr. Jalaluddin, M.Hum, sebagai penguatan spiritual menjelang Ramadan.

Prof. Jalaluddin menyampaikan bahwa pembahasan ketakwaan penting karena tujuan utama ibadah puasa adalah membentuk manusia yang bertakwa kepada Allah Swt. Ketakwaan tidak hanya tercermin dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.

“Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menjelaskan ukuran orang bertakwa dalam Surah Al-Baqarah ayat 2 sampai 4,” ujar Prof. Jalaluddin.

Ia menjelaskan Alquran menjadi petunjuk bagi orang bertakwa, sementara ciri-ciri mereka dijelaskan pada ayat-ayat berikutnya sebagai penegasan antarayat. Penjelasan tersebut menjadi dasar pemahaman karakter takwa dalam Islam.

Menurutnya, orang bertakwa adalah mereka yang beriman kepada hal gaib, mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang diberikan Allah Swt. Mereka juga beriman kepada Alquran, kitab-kitab sebelumnya, serta meyakini dengan sungguh-sungguh adanya kehidupan akhirat.

Karakter takwa juga ditegaskan dalam Surah Ali Imran ayat 134, seperti gemar berinfak dalam kondisi lapang maupun sempit. Selain itu, orang bertakwa mampu menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain demi menjaga harmoni sosial.

“Orang bertakwa bukan berarti tidak pernah salah, tetapi ketika berbuat kesalahan mereka segera ingat kepada Allah dan bertobat,” ucapnya.

Prof. Jalaluddin menegaskan, tobat nasuha harus disertai tekad kuat untuk tidak mengulangi pelanggaran terhadap aturan Allah Swt. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan pribadi bertakwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....