Puasa Ramadan Membentuk Akhlak Mulia

  • 05 Feb 2026 05:00 WIB
  •  Banjarmasin

​RRI.CO.ID, Banjarmasin – Kualitas ibadah Ramadan tidak ditentukan semata oleh kemampuan menahan lapar dan dahaga, melainkan oleh akhlak serta pemahaman ilmu yang menyertainya. Hal tersebut disampaikan Ustaz Dr. Muhdi, M.Ag., dalam Kuliah Subuh RRI Pro1 Banjarmasin, Rabu, 4 Januari 2026.

Ustaz Muhdi menegaskan, tidak semua orang yang berpuasa memperoleh nilai puasa secara sempurna. Hal ini disebabkan masih adanya perilaku yang merusak pahala puasa, seperti berkata kasar, berdusta, menyebarkan aib, dan berprasangka buruk.

“Ramadan harus menjadi momentum pengendalian diri secara menyeluruh,” ujarnya. “Puasa sejati adalah puasa yang membentuk akhlak mulia, bukan sekadar menahan konsumsi fisik.”

Ia mengingatkan bahwa menjaga lisan, sikap, dan hati seharusnya sudah dilatih sejak bulan Sya’ban. Dengan pembiasaan tersebut, ibadah Ramadan dapat dijalani dengan kesiapan mental dan spiritual yang lebih matang.

Selain pembinaan akhlak, Ustaz Muhdi juga menekankan pentingnya membekali diri dengan ilmu tentang Ramadan. Pemahaman fikih puasa, keutamaan ibadah, serta menjadi fondasi utama dalam menjalankan ibadah secara benar.

“Ibadah yang dilandasi ilmu akan lebih mantap, terarah, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt.,” ujarnya.

Ia berharap Ramadan mampu melahirkan perubahan akhlak yang berkelanjutan dalam kehidupan umat Islam. Dengan demikian, nilai-nilai kebaikan tetap terjaga meskipun bulan suci telah berlalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....