Pahlawan Teladan dalam Pengorbanan Jiwa Raga untuk Negeri
- 06 Nov 2025 08:29 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Memperingati Hari Pahlawan setiap 10 November, umat Islam diajak merenungi makna sejati pengorbanan jiwa dan raga bagi negeri. Hal itu disampaikan dalam acara Hikmah Subuh di RRI Pro 4 Banjarmasin, Kamis (6/11/2025), dengan topik “Pahlawan sebagai Teladan dalam Pengorbanan Jiwa Raga untuk Negeri” bersama narasumber Ustaz Muhammad Najmuel Muttaqin.
Ustaz Muhammad Najmuel Muttaqin, S. Sos. I., menegaskan bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya relevan di masa perang, tetapi juga di era modern sebagai bentuk pengorbanan dan pengabdian. Ia menekankan bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
Ustaz Najmuel mengutip Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 111, yang menggambarkan pengorbanan sebagai transaksi agung antara manusia dan Allah SWT. “Ayat ini menegaskan bahwa pengorbanan sejati bukan kehilangan, melainkan kemenangan besar yang dijanjikan Allah,” ujarnya.
Ia menyoroti bahwa pahlawan sejati adalah mereka yang meneladani Nabi Muhammad SAW dan para sahabat. “Nabi SAW adalah teladan dalam segala perjuangan. Di medan perang beliau berada di garis depan, di medan dakwah beliau menunjukkan kesabaran luar biasa. Itulah uswatun hasanah yang sesungguhnya,” katanya, merujuk QS. Al-Ahzab ayat 21.
Ustaz Najmuel juga menekankan kepahlawanan masa kini juga mencakup perjuangan moral dan intelektual. Ia menyebut jihad modern bukan lagi di medan perang, melainkan di medan kejujuran, keilmuan, dan integritas.
“Hari ini, pahlawan adalah mereka yang berani berkata benar di hadapan penguasa zalim, melawan korupsi, dan menolak kebohongan,” ucapnya, mengutip hadits Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan Tirmidzi dan Ibnu Majah.
Ustaz Najmuel menambahkan, pengorbanan bukan hanya gugur di medan perang, tetapi juga mencurahkan tenaga dan pikiran demi kemajuan bangsa. “Pengajar yang ikhlas mendidik, peneliti yang jujur mencari kebenaran, atau tenaga kesehatan yang berjuang menyelamatkan nyawa, mereka semua adalah pahlawan sejati masa kini,” ujarnya.
Selain itu, Ustaz Najmuel menekankan bahwa semangat pengorbanan dalam Islam berpangkal pada jihad dan istiqamah sebagai fondasi kebangkitan bangsa. “Setiap upaya memperjuangkan kebenaran, sekecil apa pun, adalah bagian dari jihad fi sabilillah. Semangat kepahlawanan harus hidup dalam keseharian kita,” ujarnya mengingatkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....