Siaran Sambung Roso Bahas Zaman Kolobendu Indonesia
- 27 Agt 2025 21:26 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Program siaran Ragam Budaya “Sambung Roso” di RRI Pro4 Banjarmasin, Rabu malam (27/8/2025), mengangkat topik “Zaman Kolobendu (Zaman Kekacauan/Penderitaan).” Narasumber Ki Sulisno mengulas konsep Kolobendu dari Serat Kalatidha karya R. Ng. Ranggawarsita, pujangga terakhir Keraton Surakarta.
Ki Sulisno menjelaskan bahwa istilah ini menggambarkan krisis etika, keruntuhan tatanan, dan kekacauan sosial-moral yang relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. Ia menekankan bahwa Kolobendu bukan sekadar konsep masa lalu, melainkan cerminan nyata dari situasi bangsa yang sarat krisis.
“Kolobendu adalah zaman di mana pamrih dan kepentingan pribadi lebih menonjol daripada kepentingan bersama. Fenomena itu masih nyata di depan mata kita hari ini,” ujarnya.
Menurut Ki Sulisno, kondisi politik, sosial, dan ekonomi kerap menunjukkan ciri-ciri zaman edan yang dilukiskan Ranggawarsita. Ia menyoroti runtuhnya keteladanan moral dari para pemimpin yang membuat masyarakat gamang dalam menentukan arah hidup.
Selain itu, Ki Sulisno mengaitkan maraknya berita palsu dan sikap oportunis pejabat dengan ajaran Ranggawarsita. “Serat Kalatidha menyebut ‘bebaratun ujar lamis’, perkataan manis penuh tipu. Saat ini, kita juga sering disuguhi kabar menyesakkan hati dan janji-janji manis yang tak ditepati,” ucapnya.
“Pesan pentingnya adalah tetap eling lan waspada. Seberuntung-beruntungnya orang yang lalai, masih lebih beruntung mereka yang selalu ingat kepada Tuhan dan waspada dalam bertindak,” ujarnya. Ia mengajak masyarakat Jawa dan Indonesia secara umum untuk kembali pada nilai-nilai etis, jujur, dan saling menjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....