Teknologi AI dalam Pendidikan, Manfaat dan Tantangannya

  • 22 Jun 2025 05:20 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin banyak digunakan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran matematika, penerapannya perlu diiringi pemahaman etis dan kritis.

AI terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan personalisasi dalam belajar matematika. Sistem pembelajaran adaptif berbasis AI seperti Khan Academy dan Socratic, dapat menyesuaikan materi dan soal sesuai kemampuan siswa, serta mendeteksi kesulitan belajar sejak dini.

Hal tersebut disampaikan Rinda Azmi SaputrI, M.Pd, dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin, dalam siaran Lentera Kehidupan RRI Pro1 Banjarmasin Jumat (20/6/2025) malam,

Rinda mengingatkan bahwa peran guru tetap krusial. “AI tak bisa menggantikan guru, justru peran guru makin strategis sebagai pendamping manusiawi dan pembimbing etika,” ujarnya. Guru dibutuhkan untuk membantu siswa menavigasi kompleksitas informasi di era digital.

Menurutnya, AI idealnya menjadi alat bantu, bukan pengganti. Tanpa peran guru, AI bisa berpotensi mengasingkan siswa dan membuat proses belajar sekadar hafalan belaka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....