Pentingnya Sikap Tolong Menolong dalam Kehidup Sehari-hari

  • 16 Jan 2025 07:34 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Dalam siaran kuliah subuh di RRI PRO1 Banjarmasin, Kamis (16/1/2025), Akademisi UIN Antasari, Prof. Dr. H. Ahmadi Hasan, M.Hum, menekankan pentingnya sikap saling tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan bantuan dari orang lain sejak lahir hingga akhir hayat.

"Islam sangat menekankan pentingnya membantu sesama tanpa memandang status, agama, atau latar belakang. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai persaudaraan yang diajarkan Nabi Muhammad, yaitu mencintai dan mengasihi sesama seperti mencintai diri sendiri," ujar Prof. Ahmadi.

Dalam penjelasannya, Prof. Ahmadi mengutip Al-Qur'an surah Al-Maidah ayat 2 yang mengajarkan untuk bekerja sama dalam kebaikan dan ketakwaan, serta menjauhi kerja sama dalam keburukan. Ia juga menyebutkan hadis Nabi Muhammad yang mengibaratkan umat Muslim sebagai satu tubuh yang saling merasakan jika salah satu bagiannya sakit.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa manfaat tolong-menolong tidak hanya dirasakan oleh individu yang dibantu, tetapi juga berdampak positif pada keharmonisan masyarakat. "Dengan menolong orang lain, kita sebenarnya sedang membangun hubungan sosial yang lebih erat dan menciptakan lingkungan yang penuh kasih," ujarnya.

Prof. Ahmadi juga menyinggung pentingnya membantu orang yang berbuat zalim dengan cara mencegah mereka dari perbuatan buruk. Ia mengutip sabda Nabi yang mengatakan, "Pegang tangannya, tahan ia dari perbuatan zalim." Hal ini menunjukkan bahwa menolong tidak berarti mendukung keburukan, melainkan membimbing ke arah yang benar.

Diakhir acara, ia mengutip pesan Gus Dur, "Tidak penting apa agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak akan pernah tanya apa agamamu." Pesan ini, menurut Prof. Ahmadi, menjadi landasan untuk selalu berbuat baik tanpa memandang perbedaan.

Melalui siaran ini, Prof. Ahmadi berharap masyarakat dapat mengamalkan ajaran Islam tentang tolong-menolong sebagai jalan mempererat persaudaraan dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....