Ruqiyah Syar’iyyah untuk Mengatasi Gangguan Pikiran dan Perasaan
- 13 Des 2024 11:25 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Islam mengajarkan untuk mendekatkan diri kepada Allah sebagai solusi utama. Salah satunya melalui ruqyah syar'iyyah, yang merupakan metode terapi menggunakan ayat Alquran dan doa. Hal tersebut disampaikan ustaz H. A. Jazuli, M.AP, dari Ikatan Da’I Indonesia Kalimantan Selatan.
“Berdasarkan hadis riwayat Abu Dawud, Nabi Muhammad juga sering melakukan ruqyah untuk dirinya sendiri dan keluarga,” ujar ustaz Jazuli, saat acara Ngobras di RRI Pro1 Banjarmasin, Kamis, (12/12/2024).
Ruqyah telah dipraktikkan sejak zaman Nabi Muhammad Saw. Pada masa jahiliyah, orang Arab sering melakukan ruqyah dengan mantra-mantra syirik. Namun, setelah Islam datang, Nabi mengarahkan umatnya agar melakukan ruqyah dengan cara yang sesuai dengan syariat Islam, menggunakan ayat-ayat Alquran dan doa-doa yang murni memohon kepada Allah.
Dalam hadis riwayat Aisyah radhiyallahu 'anha, disebutkan bahwa Rasulullah membaca doa perlindungan untuk cucunya, Hasan dan Husain. Yang artinya aku memohon perlindungan untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, binatang berbisa, dan dari pandangan mata jahat.
Menurut ustaz Jazuli berbagai penelitian modern menunjukkan bahwa terapi berbasis agama. Termasuk ruqyah syar'iyyah, dapat memberikan efek positif bagi kesehatan mental, seperti efek relaksasi, mengatasi gangguan kecemasan dan depresi, dan meningkatkan keyakinan spiritual.
“Ruqyah syar'iyyah adalah salah satu metode terapi Islami yang tidak hanya aman, tetapi juga efektif untuk mengatasi gangguan pikiran dan perasaan,” ujarnya.
Ustaz Jazuli juga mengingatkan bahwa ruqyah bukan satu-satunya cara. Namun harus tetap menjaga keseimbangan antara usaha spiritual dan usaha medis. Jika gangguan mental yang dialami berat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....