Makna Syura, ​Demokrasi dalam Perspektif Islam

  • 30 Nov 2024 21:48 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Dalam Alquran dijelaskan konsep demokrasi yang disebut Syura. Yakni norma yang mengatur tentang keharusan untuk melakukan musyawarah di dalam urusan-urusan duniawi. Hal tersebut dijelaskan akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Prof. Dr. Suriagiri, M.Pd.

Syura atau musyawarah adalah saling menjelaskan dan merundingkan atau saling meminta dan menukar pendapat mengenai suatu perkara. Proses ini tidak hanya mencakup pertukaran pendapat, tetapi juga merupakan praktik yang dianjurkan dalam Islam untuk mencapai keputusan bersama yang bijaksana dan adil.

Prof. Dr. Suriagiri, M. Pd, mencontohkan seperti Pilkada yang merupakan masalah duniawi. Muamalah maupun urusan bidang politik harus mengutamakan musyawarah bukan memasang aturan-aturan yang mengakibatkan rakyat tidak mau turun untuk memilih.

Dalam Islam, syura dianggap sebagai proses penting dalam mencari solusi terbaik. Baik dilakukan melalui diskusi dan konsultasi yang melibatkan semua pihak yang terkait.

"Demokrasi dalam konsep syura, disebutkan dalam Surah Al-Baqarah Ayat 233, Ali Imran ayat 159 dan Surah Asyura ayat 38," ucap Ustaz Suriagiri, saat acara Kuliah Subuh di Pro 1 RRI Banjarmasin, Sabtu (30/11/2024).

Menurut Prof. Dr. Suriagiri, M. Pd, ada empat poin dari ayat Alquran yang berhubungan tentang demokrasi masa kini. Pertama adalah kewajiban melakukan temu pendapat, dan kedua kebebasan mengeluarkan pendapat.

Poin ketiga adalah menghargai pendapat yang lebih unggul dari hasil musyawarah. Dan terakhir suara mayoritas di perhitungkan dengan melindungi hak-hak minoritas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....