Bangkit dari Keterpurukan, Siti Aminah Jadi Inspirasi Penyandang Disabilitas
- 17 Mei 2026 08:33 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID - Banjarmasin : Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk tetap berkarya dan menjalani hidup dengan penuh semangat. Hal itulah yang tercermin dari sosok Siti Aminah, seorang ibu rumah tangga penyandang disabilitas fisik yang tetap aktif menjalankan aktivitas sehari-hari dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Anggota Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Kabupaten Banjar itu membagikan kisah hidupnya dalam program “Ruang Disabilitas dan Inklusi” yang disiarkan pada Sabt, 9 Mei 2026.
Dalam dialog tersebut, Siti Aminah mengatakan aktivitas kesehariannya memang berbeda dengan ibu rumah tangga pada umumnya karena keterbatasan fisik yang dimilikinya. Meski demikian, kondisi tersebut tidak pernah mengurangi semangatnya untuk tetap mandiri dan menjalani kehidupan secara produktif.
“Saya sehari - hari selalu menyibukkan diri dengan kerajinan - kerajinan tangan seperti gelang dan lain - lain.” Ujarnya
Ia juga menjelaskan bahwa keterbatasan fisik yang dialaminya terdapat pada bagian kaki akibat kecelakaan yang terjadi sekitar dua tahun lalu. Meski harus menjalani aktivitas dengan kondisi tersebut, semangatnya untuk tetap mandiri dan menjalani kehidupan sehari-hari tidak pernah surut.
“Saya sebelumnya terlahir normal, sekarang seperti ini adanya saya, pada saat kecelakaan dan keterbatasan yang menimpa saya sempat bersedih, hampir berada dititik yang sangat putus asa, karena kondisinya saat kecelakaan itu terjad tidak hanya menimpa saya tetapi dengan keluarganya juga.”
Siti Aminah kembali menceritakan kronologi kecelakaan yang dialami keluarganya pada Lebaran tahun 2024. Saat itu, ia bersama keluarga menggunakan sepeda motor sebelum mengalami kecelakaan di kawasan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala.
Peristiwa tersebut tidak hanya menyebabkan dirinya mengalami keterbatasan fisik, tetapi juga merenggut nyawa sang ibu. Siti Aminah mengaku sempat mengalami masa sulit dan kehilangan semangat hidup setelah kejadian itu. Pada saat itu saya benar-benar merasa putus asa menjalani kehidupan.
Siti Aminah mengaku dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar menjadi kekuatan terbesar baginya untuk bangkit dari keterpurukan. "Alhamdulillah, saya mendapat dukungan dari keluarga dan orang-orang di sekitar, sehingga saya bisa bangkit kembali dan memiliki semangat untuk menjalani hidup," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....