Membangun Keluarga Harmonis yang Qurani
- 21 Apr 2026 21:48 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Diantara beragam harapan banyak orang dalam membangun keluarga harmonis adalah sesuai dengan nilai keislaman yakni keluarga Qurani. Membangun keluarga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah bukan sekadar impian, namun juga proyek spiritual yang pondasi utamanya adalah Al-Quran.
Hal tersebut disampaikan Ustaz Lilmusthafa Ridhallathif, S.Ag., M.A. dalam Hikmah Subuh di Pro.4 RRI, Senin, 20 April 2026, Dikatakan, rumah yang tidak pernah dibacakan Al-Quran di dalamnya ibarat kuburan sebab sepi dari keberkahan dan cahaya.
Dalam Islam, Al-Quran merupakan pondasi keluarga sakinah, yakni keluarga yang tenang dan tentram. Al-Quran berperan sebagai Syifa atau obat serta Huda atau petunjuk dalam menyelesaikan berbagai dinamika rumah tangga.
"Jadi kalau kita beriman tentu yang kita harapkan adalah penawar dari setiap masalah-masalah hidup kita. Dan Al Quran adalah penawar untuk itu. Semua solusi, insyaallah ada pada Al Quran," ujarnya.
Ustaz Lilmusthafa juga menyampaikan Al Quran adalah sumber karakter yakni mendidik setiap anggota keluarga tentang hak dan kewajiban masing-masing. Mulai dari sikap suami kepada istri, hingga bakti anak kepada orang tua.
"Maka pendidikan Al-Quran adalah hal penting dalam keluarga sekaligus sebagai investasi terbaik orang tua bagi anak-anaknya. Sebagaimana Nabi SAW bersabda bahwa orang tua yang anaknya mempelajari Al-Quran akan diberikan mahkota cahaya kelak di surga," kata ustaz Lilmusthafa, menerangkan.
Beberapa strategi pendidikan Al-Quran yang bisa diterapkan keluarga di rumah adalah keteladanan (Uswah) orang tua. Dimulai dari pengenalan huruf Hijaiyah, Makhraj, hingga menghafal surat-surat pendek hingga menentukan jam khusus untuk membaca Al Quran.
"Agar fokus berinteraksi dengan Al Quran maka penting punya aturan yang disepakati. Misal, kapan waktu baca Al Quran dan seluruh anggota keluarga meletakkan gawai atau gadget," ujarnya
Ustaz Lilmusthafa menyebutkan beberapa manfaat nyata bagi keluarga-keluarga yang intens melakukan interaksi dengan Al-Quran, diantaranya kesehatan mental yang baik. Al-Quran bisa menjadi terapi bagi jiwa yang sedang lelah dengan urusan duniawi.
Manfaat lainnya meliputi komunikasi yang santun dan anak yang berbakti. Penanaman nilai Al-Quran sejak dini akan menciptakan anak yang takut kepada Allah Swt dan hormat kepada orang tua.
"Mari kita jadikan Al-Quran sebagai kurikulum utama dalam rumah tangga, sekaligus kunci utama mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Jangan biarkan rumah kita hanya berisi suara kebisingan dunia tanpa lantunan kalamullah," ucap Ustaz Lilmusthafa Ridhallathif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....