Perbedaan Kehidupan Beragama dalam Realitas Keberagaman
- 19 Apr 2026 22:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin : Dalam kehidupan beragama, terdapat realitas perbedaan praktik keberagamaan dalam Islam yang mencakup aspek akidah, ibadah, akhlak, dan organisasi keagamaan. Perbedaan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor.
"Bisa karena perbedaan dalam memahami dalil, perbedaan dalam metode ijtihad, perbedaan dalam kondisi sosial dan budaya, perbedaan keilmuan, dan perbedaan dalam aspirasi keberagamaan," kata Akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Ustaz Dr. Muhammad Zainal Abidin, M.Ag., dalam Kuliah Subuh Pro 1 RRI Banjarmasin, Selasa, 14 April 2026.
Ustaz Zainal menjelaskan, secara teori dikenal ada 3 level Islam. Pertama, Islam pada tataran normatif, Al Quran dan Hadis, yang senantiasa relevan sepanjang zaman, shalih li kulli zaman wan makan
Kedua, Islam pada tataran penafsiran, interpretative Islam. Islam yang dibaca dan ditafsirkan oleh para ulama dan intelektual sepanjang sejarah Islam, statusnya tentu tidak sama dengan Islam level satu.
"Ketiga, Islam sejarah, historical Islam, yakni Islam yang dipraktekkan dan diekspresikan oleh umat Islam pada rentang zaman dan tempat yang berbeda, ini juga statusnya tidak sama dengan Islam level satu dan level dua, ujarnya, menerangkan.
Ustaz Zainal juga menegaskan, persoalan muncul apabila semua level dipukul rata. Ketika misal ada perbedaan penafsiran dikalangan ulama yang dijadikan rujukan dipandang perbedaan pada Islam itu sendiri.
"Mengkritik ulama dipandang mengkritik Islam atau ekspresi keberagamaan dilihat sebagai bagian dari aktualisasi Islam sendiri yang tidak boleh dikritik dan ditentang" ucapnya, mengingatkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....