Jaga Hati Demi Husnul Khatimah

  • 31 Mar 2026 05:27 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Menjaga hati menjadi kunci utama meraih akhir kehidupan yang baik atau husnul khatimah. Akademisi UIN Antasari, Dr. Ahmad Muhajir, M.A menyoroti hal tersebut sebagai pengingat kita sebagai umat manusia.

Ia menjelaskan bahwa ibadah yang tampak belum tentu menjamin diterimanya amal di sisi Allah. Keikhlasan dan kondisi hati menjadi faktor penentu diterima atau tidaknya suatu amal.

Menurutnya, banyak orang terjebak pada rutinitas ibadah tanpa memperhatikan kualitas batin. Padahal, hati yang bersih akan sangat berpengaruh terhadap akhir kehidupan seseorang.

“Bisa jadi seseorang rajin beribadah, tetapi belum tentu amalnya diterima, keikhlasan dan kebersihan hati menjadi kunci utama.” ujar Dr. Ahmad Muhajir saat diwawancarai RRI Selasa pagi 31 Maret 2026.

Ia juga mengingatkan agar umat tidak terlalu bergantung pada amal semata. Ketergantungan pada amal tanpa berharap pada rahmat Allah dapat menimbulkan rasa putus asa saat melakukan kesalahan.

Dalam pandangannya, harapan dan rasa takut harus berjalan seimbang dalam kehidupan seorang muslim. Hal ini penting agar seseorang tetap optimis sekaligus waspada dalam menjalani hidup.

“Jangan hanya mengandalkan amal, tetapi gantungkan harapan pada rahmat Allah,” katanya. “Selama hidup masih ada, kesempatan memperbaiki diri selalu terbuka.”

Ia menutup dengan ajakan untuk terus berdoa agar diberikan akhir kehidupan yang baik. Konsistensi menjaga hati dan niat dinilai sebagai bekal utama menuju husnul khatimah.

“Yang paling penting bukan hanya menjadi baik hari ini, tetapi tetap baik hingga akhir hayat,” ucap Muhajir. “Itulah tujuan utama dalam perjalanan hidup seorang muslim.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....