Grassroot Football Day 2026, Ciptakan Ruang Aman dalam Mencetak Bibit Sepak Bola
- 23 Jul 2026 12:15 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dalam rangka Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, PSSI Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar Ajang “PSSI Grassroot Football Day 2026”. Ajang ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kalsel, Dinansyah, di Lapangan Minisoccer SKB Mulawarman, Kamis, 23 Juli 2026.
PSSI Grassroot Football Day 2026 diikuti sebanyak 12 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Peserta yang terlibat merupakan anak-anak usia 8 hingga 9 tahun yang mendapatkan kesempatan untuk bermain dan mengembangkan kemampuan sejak usia dini.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kalsel, Dinansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggelar ajang tersebut. Ia menilai ajang ini menjadi wadah positif dalam pengembangan bakat sepak bola dari usia dini.

“Bertepatan Hari Anak Nasional, kegiatan Festival Grassroot Football Day ini berkaitan penting dengan pembinaan sepak bola dari usia dini. Terimakasih kepada PSSI dan DP3A yang telah bekerjasama menggelar ajang ini, sebagai bagian dalam membentuk karakter dan generasi unggul sejak usia dini,” ujarnya.
Ia menjelaskan kegiatan ini sekaligus menjadi langkah PSSI dalam membangun ekosistem sekaligus pembinaan sepak bola secara berjenjang. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan makna peringatan Hari Anak Nasional yang mengutamakan tumbuh kembang anak secara aman.
“Sejalan dengan Hari Anak Nasional (HAN) bahwa tujuannya ini untuk memfasilitasi kegiatan yang memberikan ruang tumbuh kembang yang sehat gembira dan berkarakter bagi anak-anak di Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Gubernur juga menitipkan pesan kepada anak-anak yang bertanding untuk selalu mengutamakan keselamatan dan bermain dengan penuh gembira. Ia juga berharap, kepada pelatih dan orang tua untuk bisa mengawal dan membersamai anak-anak dalam mendidik melalui olahraga sepak bola.

Sementara itu, Komite Eksekutif (Exco) PSSI Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan sepak bola sejak usia dini. Ia menekankan bahwa pembinaan sepak bola usia dini bukan sekadar ajang berburu gelar juara, tetapi menjadi sarana krusial untuk membangun karakter, serta membentuk generasi yang sehat dan berakhlak mulia.
“Hal ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa setiap anak berhak bermain, belajar dan berkembang dalam lingkungan olahraga yang nyaman, aman, menyenangkan dan penuh kasih sayang,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya peran antara pelatih, orang tua, sekolah sepak bola (SSB), hingga pengurus klub dalam proses pembinaan. Menurutnya, dukungan yang terus diberikan menjadi kunci dalam mencetak generasi anak yang unggul dan berkarakter.
“Kita ingin melihat bagaimana para pelatih, orang tua memberikan dukungan dan support kepada anak-anak kita. Sehingga dari sini nantinya akan lahir generasi yang berkarakter, disiplin,solidaritas, kebersamaan dan ini yang kita bangun dari usia dini,” ucapnya.

Pihaknya juga menyamapikan ucapan terimakasih kepada pemerintah provinsi yang terus mendukung dalam memberikan wadah untuk pembinaan sepak bola dari usia dini. Ia berharap ajang ini bisa menjadi agenda tahunan sekaligus untuk lebih banyak mencetak generasi unggul dalam olahraga sepak bola.
Lebih lanjut, pihaknya mengajak seluruh SSB dan klub di Kalimantan Selatan untuk menerapkan prinsip child safeguarding (perlindungan anak) serta menjunjung tinggi nilai fair play. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan komitmen PSSI dalam memperkuat pembinaan sejak akar rumput (grassroots).
“Tugas kita sebagai pelatih dan orang tua mendukung dalam mencetak pribadi yang percaya diri, berkarakter dan mencintai sepak bola sepanjang hidupnya. Karena prestasi yang terbaik itu lahir dari anak-anak yang bermain dengan penuh gembira, belajar tanpa rasa takut, dan tumbuh dalam lingkungan yang penuh dengan dukungan,” katanya.

Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....