Festival Sepak Bola Nasional Piala Presiden 2026 Resmi digelar di Banjarmasin

  • 14 Mei 2026 13:59 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Asosiasi PSSI Kota Banjarmasin menggelar Festival Sepak Bola Nasional U-10 dan U-12 Piala Presiden 2026. Turnamen dibuka secara langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H.M Yamin HR, di Lapangan Sepak Bola Kayu Tangi, Kamis, 14 Mei 2026.

Sebanyak 16 Tim dari SSB di Kota Banjarmasin terdiri dari 8 Tim Kategori Usia U-10 dan 8 Tim Kategori Usia U-12 ikut bertanding pada Turnamen tersebut. Turnamen ini menjadi rangkaian dari Pelaksaaan Festival Sepak Bola tingkat Provinsi yang diinisasi dari Asprov PSSI Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banjarmasin, H.M. Yamin HR, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen sepak bola di Kota Banjarmasin. Menurutnya, turnamen ini bukan sekedar kompetisi, melainkan sebagai ajang dalam mengasah bakat anakdalam olahraga sepak bola.

“Hari ini pembukaan Festival Sepak Bola Nasional Piala Presiden, tujuannya untuk mencari bibit-bibit sepak bola mulai sejak dini dari U-10 dan U-12. Nantinya mereka juga akan diseleksi untuk mewakili Kota di Turnamen tingkat Provinsi,” ujar Yamin usai membuka acara Turnamen.

Ia menyebut bahwa Sepak Bola merupakan Tradisi di Banua sehingga dengan adanya Turnamen ini bisa menjadi langkah awal mencetak atlet sepak bola masa depan. Ia berharap, para peserta nantinya dapat meneruskan ekosistem sepak bola di Kota Banjarmasin.

“Saya harapkan Kota Banjarmasin dapat memberikan dukungan sepenuhnya untuk membawa nama baik daerah untuk klub-klub sepak bola di Kotq Banjarmasin, karena itu tadi Sepak Bola adalah Tradisi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Hari Kartono menyebut, pelaksanaan turnamen Festival Sepak Bola Nasional ini dilakukan secara berjenjang. Menurutnya, para juara dari tingkat Kota Banjarmasin nantinya akan menjadi wakil untuk berlaga di Turnamen tingkat Provinsi.

“Nantinya akan kita ambil juara 1,2, dan 3, ada juga bestplayer, ada juga topskor, dan yang juara akan mewakili ke tingkat provinsi. Dan tadi juga ada tambahan bonus dari pak wali untuk yang juara,” ujar Hari.

Ia menjelaskan peserta yang mengikuti turnamen ini telah diatur terbagi menjadi 2 kategori dan memiliki batasan usia. Meski telah dibatasi, namun antusias dari peserta untuk mengikuti turmanen ini sangat tinggi.

“Kita regulasi dari PSSI harus sesuai dengan umur, kalau yang umur 10 tahun ya harus maksimal itu, dan yang 12 Tahun juga sama tidak boleh lebih. Jadi ini sesuai dengan regulasi dari PSSI Kalsel yang ada,” ucapnya.

Ia juga berharap kedepan ajang ini bisa menjadi kagiatan rutin tahunan untuk memberi wadah bagi anak-anak dalam menyalurkan bakat di Sepak Bola. Sehingga penjaringan bakat-bakat atlet usia dini bisa lebih tersturktur dan konsisten.

Keberhasilan turnamen ini juga tidak luput dari dukungan Asprov PSSI Kalimantan Selatan. Sekretaris Umum Asporv PSSI Kalsel, Baktiansyah menilai turnamen yang digelar ini menjadi salah satu wadah untuk pembinaan anak-anak yang memiliki kecintaan terhadap sepak bola di Kota Banjarmasin.

“Ini bukan hanya saja melatih ya, mudah-mudahan kedepan perkembangan sepakbola di Banjarmasin khususnya pembinaan usia muda akan terus berjalan,“ katanya.

Ia juga berharap sebagai Baro Meter Sepak Bola, Kota Banjarmasin dapat melahirkan atlet-atlet berbakat yang siap menjadi pemain sepak bola profesional. Sehingga mereka bisa menjadi penerus sepak bola kebanggaan di Banua untuk masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....