Tradisi Sinoman Hadrah Pengiring Pengantin Banjar

  • 30 Jun 2024 12:32 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Di Kalimantan Selatan, tradisi Sinoman Hadrah telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari pernikahan Adat Banjar. Tradisi ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan juga sebuah ungkapan syukur dan kegembiraan dalam menyambut pernikahan.

Sinoman Hadrah merupakan sekelompok pemain musik yang menggunakan alat musik tradisional seperti gendang, rebana, dan tambur, yang selalu hadir untuk mengiringi setiap langkah pernikahan adat Banjar.

Pada setiap pernikahan adat Banjar, Sinoman Hadrah memainkan peran penting dalam mengisi suasana dengan keceriaan dan semangat. Seperti hari ini Minggu, 30 Juni 2024 di halaman kantor RRI Banjarmasin di sebuah resepsi perkawinan mereka tidak hanya memainkan musik, tetapi juga menyanyikan lagu-lagu yang sarat dengan makna kebahagiaan dan doa restu bagi pengantin baru dalam bentuk salawat.

Musik yang dimainkan oleh Sinoman Hadrah memiliki irama yang khas, yang mampu menggerakkan semua orang untuk ikut bergembira dalam momen yang sakral ini.

Para anggota Sinoman Hadrah biasanya terdiri dari para pemuda yang telah terlatih menarik mengibaskan bendera kecil mengikuti irama musik secara turun temurun dalam mempertahankan tradisi ini. Mereka tidak hanya menguasai teknik, tetapi juga memahami makna simbolis di balik setiap lagu dan gerakannya.

Dengan pakaian tradisional mereka yang indah dan alunan musik yang memukau ditambah satu atraksi 2 orang yang memutarkan payung yang berjuntai hiasan manik, Sinoman Hadrah berhasil menciptakan atmosfer yang begitu istimewa dalam pernikahan adat Banjar.

Tidak hanya di dalam perayaan pernikahan, kehadiran Sinoman Hadrah juga dianggap sebagai bagian dari warisan budaya yang harus dilestarikan. Mereka tidak hanya berperan sebagai penghibur, tetapi juga sebagai penjaga keaslian dan identitas budaya Banjar.

Dengan menjaga dan terus menghidupkan tradisi Sinoman Hadrah, generasi muda Banjar diharapkan dapat tetap terhubung dengan akar budaya mereka dan mempertahankan keberlanjutannya di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....