Sebab Doa Tidak Diijabah Allah

  • 07 Okt 2026 13:49 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Berdoa merupakan salah satu bentuk penghambaan sekaligus sebagai sarana seorang Muslim dalam memohon pertolongan kepada Allah Swt. Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Zulfakar Ali, Lc dalam acara Hikmah Subuh di RRI Pro.4 Banjarmasin, Rabu, 7 Oktober 2026.

Ustaz Zulfakar Ali juga mengatakan bahwa terkabulnya doa berkaitan dengan sikap, perbuatan maupun kondisi hati seorang hamba. Beberapa hal yang bisa menjadi penghalang doa, diantaranya mengonsumsi sesuatu yang haram, baik makanan, minuman maupun pakaian yang diperoleh dari sumber tidak halal.

“Setiap kita berdoa pasti ingin dikabulkan, namun ada beberapa faktor doa itu tertahan atau bahkan ditolak oleh Allah Swt,” ujar Ustaz Zulfakar Ali

Ia menyebutkan beberapa faktor doa yang tidak diijabah oleh Allah Swt. Diantaranya harta yang haram, baik menggunakan ataupun memakannya, sebagaimana Rasulullah Saw mengingatkan tentang seseorang yang berdoa kepada Allah, namun makanan, minuman maupun pakaiannya diperoleh dengan cara haram.

Faktor berikutnya adalah doa yang berisi permohonan untuk melakukan dosa atau memutus silaturahmi juga tidak dibenarkan. Ustaz Zulfakar menegaskan bahwa seorang Muslim hendaknya memastikan bahwa apa yang diminta kepada Allah Swt itu tidak bertentangan dengan syariat dan tidak membawa keburukan bagi diri sendiri maupun orang lain.

"Doa untuk kebaikan saja belum tentu dikabulkan jika ditempuh dengan cara yang tidak benar, apalagi doa yang dilakukan dengan kemaksiatan," katanya

Ustaz Zulfakar Ali mengajak umat Islam untuk tidak tergesa-gesa dalam menanti jawaban doa dari Allah Swt. Menurutnya dalam berdoa hendaknya hati tidak masih terpaku pada urusan dunia, baik harta, jabatan maupun ilmu dan lainnya. Agar doa lebih dekat kepada pengabulan Allah, maka ibadah yang dilakukan juga harus sesuai dengan syariat. "Sebagai contoh saat kita berdoa memohon hujan dengan shalat Istisqa maka hendaknya diawali puasa dan niat yang ikhlas karena Allah. Dan tentu saja menanggalkan keterikatan pada kepentingan dunia," ujarnya

Mengakhiri sajian Hikmah Subuh, Ustaz Zulfakar mengajak seluruh umat muslim agar berdoa dengan keyakinan hati, penuh kesungguhan dan tidak lalai. Selain itu kepedulian terhadap amar ma’ruf nahi munkar juga menjadi hal yang penting dalam kehidupan seorang Muslim. “Mari berdoa dengan keyakinan, terus memperbaiki diri, menjaga rezeki yang halal serta selalu mengajak dalam hal kebaikan,”ujarnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....