Hampir Sepekan Air PAM Tak Mengalir, Warga Sungai Miai Hadapi Kekeringan

  • 05 Okt 2026 20:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pasokan air bersih kian berkurang di tengah kemarau panjang di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin. Kondisi tersebut diperparah dengan distribusi air PAM yang tidak mengalir sehingga membuat aktivitas warga menjadi terhambat.

Warga yang terdampak terpaksa menggunakan air sungai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan mandi, cuci, kakus (MCK). Hal tersebut kian memberatkan bagi mereka yang sangat bergantung pada ketersediaan air bersih.

Salah seorang warga asal Sungai Miai, Emel, mengeluhkan air yang selama satu minggu terakhir tidak mengalir di rumahnya. Akibatnya, Ia terpaksa menggunakan air sungai untuk kebutuhan MCK meskipun air tersebut memiliki kadar garam tinggi.

"Airnya sempat mengalir deras sebelum mati total, biasanya harus bangun jam 2 pagi untuk menampung air. Kalau sekarang, airnya sudah tidak jalan, harus cari air bersih di tempat lain," ujarnya saat ditemui pada Senin, 5 Oktober 2026.

Emel mengatakan Ia kini harus mengambil air bersih dari rumah orang tuanya yang berada di kawasan Jalan Hasan Basri atau Kayutangi. Hal ini ia lakukan lantaran warungnya yang menjual makanan sangat bergantung pada air.

Ia mengaku matinya distribusi air selama seminggu terakhir baru ia rasakan saat ini. Bahkan selama ia tinggal di daerah tersebut, baru tahun ini merasakan kesulitan air bersih.

Senada dengan hal tersebut, Amalia, warga Sungai Miai lainnya, mengatakan terpaksa meminta air bersih di rumah orang tuanya selama air tidak mengalir. Ia mengaku telah membuat laporan kepada PAM Bandarmasih, namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut dari laporan tersebut.

"Kami sebenarnya mengeluh karena kesulitan air bersih ini. Tapi kami tidak tahu mau mengeluh kemana, karena laporan juga belum ditanggapi juga," ucap Amalia.

Amalia berharap air bersih di rumahnya dapat segera mengalir, agar ia tidak lagi menggunakan air sungai untuk memenuhi kegiatan rumah tangga. Ia juga berharap laporannya kepada PAM Bandarmasih dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, PAM Bandarmasih merilis daftar lokasi fasilitas keran air tawar gratis melalui akun media sosial resminya. Hal ini dilakukan guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan,

Beberapa titik beroperasi selama 24 jam penuh, yaitu di Jalan A. Yani Km 2,5, Jalan S. Parman, Jalan Martapura Lama, serta Jalan Adhyaksa. Selain itu, pengambilan air gratis juga dapat dilakukan di Jalan Sutoyo S hingga pukul 24.00 WITA dan Jalan K.S. Tubun hingga pukul 22.00 WITA.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....