Korem 101/Antasari Gelar Doa Bersama

  • 03 Okt 2026 09:10 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 TNI Tahun 2026, Korem 101/Antasari menggelar doa bersama. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung di Masjid Miftahul Jannah Korem 101/Antasari, Jl. Jend. Sudirman, Banjarmasin, Kamis 1 Oktober 2026.

Selain doa bersama, kegiatan juga diisi ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Akhmad Supian Al Banjari. Dalam ceramah tersebut, disampaikan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

Sementara itu, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menyampaikan doa bersama merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI Tahun 2026. Sekaligus menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas perjalanan pengabdian TNI selama 81 tahun dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Melalui kegiatan doa bersama ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, agar dalam mengemban tugas selalu mendapatkan ridho dan perlindungan-Nya,” ucapnya dalam sambutan yang dibacakan Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi.

Lebih lanjut disampaikan bahwa peringatan HUT TNI juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri bagi setiap personel, sehingga dapat terus meningkatkan kualitas peran dan profesionalisme sebagai unsur pertahanan negara.

Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”, berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan telah dilaksanakan secara serentak di jajaran Korem 101/Antasari. Kegiatan tersebut antara lain penanaman pohon, pembersihan fasilitas umum, bazar murah, pembagian sembako gratis, donor darah, pengobatan gratis, karya bakti, serta doa bersama.

Sementara sejumlah kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan meliputi launching Kompi Produksi, ziarah rombongan, upacara dan acara syukuran.

Selain itu, doa bersama turut menjadi momentum untuk mendoakan agar bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah dapat segera berakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....