Pancasila Terancam Gerusan Budaya Luar di tengah Ledakan Akses Teknologi

  • 30 Sep 2026 11:50 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Perkembangan teknologi dan semakin terbukanya akses terhadap informasi menjadi ancaman terhadap nilai-nilai Pancasila. Di mana masyarakat sekarang lebih mudah menerima berbagai pengaruh budaya dari luar.

Hal itu disampaikan Akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Reja Pahlevi, jelang Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober. “Gerusan dan ancaman tentu ada, terlebih dengan terbukanya akses teknologi sekarang. Masuknya pengaruh budaya luar ini juga menjadi salah satu ancaman terhadap nilai-nilai Pancasila,” kata Reja, Rabu, 30 September 2026.

Menurut Reja, kondisi tersebut membutuhkan penguatan nilai-nilai Pancasila yang tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga diperkenalkan melalui praktik dalam kehidupan sehari-hari. Penguatan itu, lanjutnya, dapat dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga lingkungan sosial masyarakat

“Penguatan nilai Pancasila ini perlu dilakukan dengan memperkenalkan sesuatu yang dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan lainnya,” ucapnya.

Ia mengajak agar momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini untuk kembali memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Karena menurutnya, nilai-nilai Pancasila hingga kini masih terlihat dalam kehidupan masyarakat, mulai dari kehidupan beragama hingga penghormatan terhadap sesama.

“Penerapan nilai-nilai Pancasila sekarang tentu masih terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ketuhanan, kemudian kemanusiaan yang masih terlihat seperti hak asasi yang diakui dan saling menghormati,” ujar Reja.

Dalam hal ini, nilai-nilai Pancasila terus ditanamkan sejak dini oleh warga Banjarmasin. Misalnya Fudhail, Warga Kuin Utara yang membiasakan anaknya untuk terbiasa dengan beribadah, menghormati teman saat di sekolah dan menolong sesama.

“Kami tanam sejak usia dini nilai-nilai pancasila terhadap anak. Seperti menolong sesama teman saat di sekolah, beribadah dan menghormati orang yang lebih tua,” ucapnya, singkat.

Sementara itu, menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Pemerintah Kota Banjarmasin turut mengenang peristiwa G30S/PKI dan gugurnya Pahlawan Revolusi. Sedangkan pada 1 Oktober bendera akan dikibarkan satu tiang penuh untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....