Gantikan WC Pinggir Sungai, Empat Toilet Umum Berdiri di Sungai Baru

  • 22 Sep 2026 14:09 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, BanjarmasinEmpat unit toilet umum dibangun menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PAM Bandarmasih di kawasan Sungai Baru. Pembangunan fasilitas itu kini telah rampung, dan dijadwalkan untuk diresmikan oleh Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, Rabu, 23 September 2026.

Pembangunan toilet umum tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarmasin menyediakan fasilitas sanitasi bagi masyarakat. Setelah sejumlah WC yang sebelumnya berada di pinggiran sungai direlokasi.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Banjarmasin, Yusna Irawan, mengatakan pembangunan empat toilet umum itu merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Banjarmasin. Toilet umum tersebut dibangun di atas lahan yang telah dibebaskan, tepat di seberang kawasan tempat WC sebelumnya direlokasi.

“WC umum itu sesuai dengan perintah dan arahan Wali Kota. Kita bangunkan menggunakan dana CSR PAM Bandarmasih untuk menggantikan WC yang ada di pinggiran sungai hasil dari relokasi,” ujar Yusna, Selasa, 22 September 2026.

Sementara itu, mekanisme pengelolaan dan pemeliharaan toilet umum tersebut masih akan dibahas bersama pihak terkait. Pemerintah mempertimbangkan keterlibatan lembaga kemasyarakatan maupun pemerintah kelurahan.

“Pengelolaannya nanti kita coba diskusikan, apakah oleh LKMD, kelurahan dan lain sebagainya. Ini berkaitan dengan itu nanti mungkin pihak kecamatan bisa melakukan komunikasi dengan warga berkaitan dengan pemeliharaannya,” katanya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III tengah fokus mengeruk sungai di wilayah Kelurahan Pekapuran Raya dan Kelurahan Sungai Baru. Normalisasi dilakukan menggunakan excavator amphibi untuk mengangkat sedimentasi yang membuat alur sungai semakin dangkal.

Pengerukan ini ditargetkan tidak sekadar memperlancar aliran, tetapi juga menambah kapasitas tampung air dan menjadikan kawasan tersebut sebagai titik retensi genangan. Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR turun langsung memantau proses pengerukan dan memastikan lahan di sekitar kawasan sungai telah dibebaskan sehingga pekerjaan penataan dapat segera dilakukan.

“Ini kita melakukan penormalisasian di Sungai Baru. Tentunya ini sudah dibebaskan lahan-lahannya semuanya, tinggal kita melakukan penataan dan pembersihan sungai-sungai yang dangkal,” ujar Yamin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....