Pemerintah Akan Membangun Tata Kelola Air Permanen untuk Karhutla di Lahan Gambut
- 20 Sep 2026 08:44 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Penanganan kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di lahan gambut ring 1 Bandara internasional Syamsuddin Noor belum maksimal. Meski berbagai upaya pemadaman telah dilakukan.
Untuk itu, pemerintah bersama dunia usaha akan membuat langkah jangka panjang untuk mencegah karhutla kembali terjadi. Khususnya di kawasan gambut Guntung Damar, Hutan Lindung, dan Pengayuan Banjarbaru.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, salah satu fokus utama yang disiapkan adalah pembenahan kelola tata air gambut. Agar kawasan tetap memiliki cadangan air dan tidak mengering saat musim kemarau.
"Pemadaman sampai kini, belum 100 persen, karena kondisi sudah sangat kering. Kita akan siapkan langkah bersama Pemprov dan dunia usaha untuk segera membangun sekat kanal,' ujar Hanif usai memimpin rapat evaluasi penanganan karhutla di Kantor Disbunak Kalsel, Banjarbaru. Minggu 20 September 2026.
Menurut Hanif, saat musim hujan kanal memang berfungsi mengalirkan air. Namun, ketika kemarau, keberadaan kanal yang tidak dikelola dengan baik. Justru membuat air gambut cepat surut.
“Di waktu banjir dulu dibuat kanal-kanal yang cukup besar. Ada enam kanal, tetapi pemerintah kota lupa membangun pintu air. Sehingga saat musim kemarau, air mengalir keluar dan terjadi pengeringan gambut,” kata Hanif.
Selain sekar kanal, juga akan dibangun empat titik sumur bor besar, untuk menjaga pasokan air yang akan dialirkan ke lahan gambut disana musim kemarau agar tidak kering. "Akan dibuat 4 Sumur bor untuk menambah suplai air, menggunakan dana Kementerian PUPR," katanya.
Hanif menyebut, untuk membangun sekat kanal di Guntung Damar ia telah mengusulkan dana sekitar Rp 9,4 Miliar ke pada kementerian PU agar bisa dilaksanakan tahun ini. Sedangkan untuk Pengayun direncanakan akan dilaksanakan pada 2027.
Ia optimistis jika pembangunan sekat Kanal telah selesai, air untuk lahan gambut bisa diatur agar tetap basah sehingga tidak lagi terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah gambut yang sangat sulit untuk di padamkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....